Teori - Peranku di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

1. Manusia Hidup Bersama Orang Lain
Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan orang lain untuk belajar, bekerja sama, bertukar informasi, saling membantu, dan menjaga lingkungan bersama.
Di sekolah, kamu belajar bersama teman dan guru. Di masyarakat, kamu bertemu tetangga, pedagang, petugas keamanan, petugas kebersihan, pengendara, pejalan kaki, dan banyak orang lain. Agar kehidupan bersama berjalan tertib, setiap orang perlu memahami perannya.
2. Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab
Peran, tugas, dan tanggung jawab saling berkaitan, tetapi artinya tidak sama.

| Istilah |
Arti |
Contoh |
| peran |
kedudukan atau posisi seseorang dalam suatu lingkungan |
peserta didik, anggota kelompok, warga masyarakat |
| tugas |
pekerjaan atau hal yang perlu dilakukan sesuai peran |
belajar, mengikuti diskusi, menjaga kebersihan |
| tanggung jawab |
kesadaran untuk melaksanakan tugas dengan baik dan menerima akibatnya |
datang tepat waktu, menyelesaikan tugas kelompok, menaati aturan |
Contoh: saat menjadi anggota kelompok, tugasmu adalah ikut berdiskusi dan mengerjakan bagian yang disepakati. Tanggung jawabmu adalah menyelesaikan bagian itu dengan sungguh-sungguh, bukan membiarkannya dikerjakan teman lain.
3. Peran di Sekolah dan Masyarakat
Peran manusia beragam karena kebutuhan, tempat, kemampuan, minat, pekerjaan, dan keadaan setiap orang berbeda. Peranmu di sekolah dapat berbeda dengan peranmu di masyarakat.

| Lingkungan |
Contoh peran |
Contoh tugas |
| sekolah |
peserta didik |
belajar, bertanya dengan sopan, mengikuti kegiatan kelas |
| sekolah |
petugas piket |
menyapu kelas, merapikan meja, membuang sampah pada tempatnya |
| sekolah |
anggota kelompok |
berdiskusi, mendengarkan teman, mengerjakan bagian tugas |
| masyarakat |
warga |
menjaga kebersihan, ikut kerja bakti sesuai kemampuan |
| masyarakat |
pengguna jalan |
berjalan di tempat aman, mematuhi rambu, tidak mengganggu orang lain |
| masyarakat |
pembeli |
mengantre, membayar sesuai harga, menjaga ketertiban |
Satu orang dapat memiliki banyak peran. Kamu bisa menjadi peserta didik saat belajar, anggota kelompok saat berdiskusi, warga saat ikut menjaga lingkungan, dan pengunjung saat berada di tempat umum.
4. Peraturan Membantu Kita Bertanggung Jawab
Peraturan adalah hal yang mengatur apa yang boleh, perlu, atau tidak boleh dilakukan di suatu tempat. Peraturan dapat tertulis, seperti tata tertib sekolah. Peraturan juga dapat tidak tertulis, seperti kebiasaan mengucapkan salam atau mengantre.
Peraturan dibuat agar setiap orang:
- mengetahui batasan perilaku;
- merasa aman dan nyaman;
- dapat menjalankan perannya dengan tertib;
- belajar bertanggung jawab;
- menghindari kerugian bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

| Situasi |
Hal yang boleh dilakukan |
Hal yang tidak boleh dilakukan |
Akibat jika melanggar |
| lorong sekolah |
berjalan tertib |
berlari dan mendorong teman |
teman bisa jatuh, suasana tidak aman |
| kantin |
mengantre dan membayar |
menyerobot antrean |
terjadi keributan atau ditegur |
| taman |
memakai fasilitas dengan baik |
merusak tanaman |
taman menjadi rusak |
| ulangan |
mengerjakan sendiri |
menyontek |
tidak jujur dan merugikan diri sendiri |
| jalan raya |
memakai helm saat naik motor |
mengabaikan keselamatan |
berisiko mengalami kecelakaan |
Peraturan dapat berbeda di setiap tempat. Karena itu, sebelum berada di suatu lingkungan, kita perlu memperhatikan aturan yang berlaku di sana.
5. Melatih Tanggung Jawab dengan Konsisten
Tanggung jawab tidak cukup hanya diketahui. Tanggung jawab perlu dilakukan berulang-ulang sampai menjadi kebiasaan baik.

Contoh tanggung jawab di sekolah:
- datang tepat waktu;
- mengikuti pelajaran dengan tertib;
- menjaga fasilitas sekolah;
- melaksanakan piket;
- mendengarkan teman saat presentasi.
Contoh tanggung jawab di masyarakat:
- membuang sampah pada tempatnya;
- mengantre di tempat umum;
- menjaga kebersihan taman atau jalan sekitar;
- membantu orang yang membutuhkan sesuai kemampuan;
- menghormati hak orang lain.
Kamu dapat memilih satu tanggung jawab lalu mencatat pelaksanaannya dengan turus.
| Tanggung jawab |
Senin |
Selasa |
Rabu |
Kamis |
Jumat |
| membuang sampah pada tempatnya |
I |
I |
I |
I |
I |
| datang tepat waktu |
I |
I |
|
I |
I |
Catatan seperti ini membantu kamu melihat apakah sudah konsisten atau masih perlu memperbaiki kebiasaan.
6. Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara seseorang dengan orang lain atau kelompok. Interaksi terjadi ketika ada komunikasi, perhatian, atau tindakan yang saling memengaruhi.
Interaksi sosial membutuhkan dua hal penting:
| Syarat interaksi sosial |
Arti sederhana |
Contoh |
| kontak sosial |
ada hubungan atau perhatian antara orang-orang yang berinteraksi |
menyapa, menatap saat berbicara, memberi tanda setuju |
| komunikasi |
ada pesan yang disampaikan dan dipahami |
berbicara, bertanya, menjawab, menulis pesan, memberi isyarat |

Contoh interaksi sosial:
- menyapa teman;
- bertanya kepada guru;
- berdiskusi dalam kelompok;
- mengantre dan berbicara sopan di kantin;
- bekerja bakti membersihkan lingkungan;
- meminta izin ketika meminjam barang.

Interaksi sosial yang sehat dilakukan dengan:
- berbicara sopan;
- mendengarkan saat orang lain berbicara;
- menghargai perbedaan pendapat;
- tidak memotong pembicaraan;
- bekerja sama;
- meminta maaf jika melakukan kesalahan;
- menyelesaikan perbedaan pendapat dengan tenang.
Perbedaan pendapat bisa terjadi dalam interaksi. Perbedaan itu tidak harus menjadi pertengkaran. Kita dapat menjelaskan alasan, mendengarkan alasan orang lain, lalu mencari kesepakatan.
7. Interaksi dengan Lingkungan
Interaksi tidak hanya terjadi dengan manusia. Manusia juga berhubungan dengan alam dan benda di sekitarnya. Cara kita memperlakukan lingkungan menunjukkan tanggung jawab kita.

| Bentuk interaksi |
Contoh positif |
Contoh negatif |
| manusia dengan alam |
menanam pohon, merawat taman |
merusak tanaman |
| manusia dengan sungai |
menjaga kebersihan sungai |
membuang sampah ke sungai |
| manusia dengan fasilitas umum |
memakai sesuai fungsi |
mencoret atau merusak fasilitas |
| manusia dengan budaya |
memakai bahasa daerah dengan sopan, belajar tarian daerah |
mengejek budaya orang lain |
Menjaga kebersihan, keamanan, fasilitas umum, dan budaya daerah adalah tanggung jawab bersama.
8. Kontribusi Positif sebagai Warga Muda
Warga muda juga dapat berkontribusi. Kontribusi tidak selalu harus besar. Hal kecil yang dilakukan dengan konsisten dapat memberi pengaruh baik.
Contoh kontribusi positif:
- membuang sampah pada tempatnya;
- mengikuti kerja bakti sesuai kemampuan;
- membantu teman yang kesulitan;
- mengingatkan teman dengan sopan;
- menjaga tanaman sekolah;
- memakai fasilitas umum dengan hati-hati;
- bangga memakai produk dan budaya daerah dengan cara yang baik;
- menjaga ketertiban saat berada di tempat umum.
Kesimpulan
Setiap orang memiliki peran, tugas, dan tanggung jawab. Peraturan membantu kita menjalankan tanggung jawab dengan tertib. Interaksi sosial yang sehat membuat sekolah dan masyarakat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan saling mendukung. Sebagai warga muda, kamu dapat berperan melalui kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari.