Teori - Air, Sumber Kehidupan
1. Mengapa Air Penting?
Air adalah kebutuhan dasar makhluk hidup. Tubuh manusia memerlukan air, tumbuhan memerlukan air untuk tumbuh, dan hewan memerlukan air untuk bertahan hidup.
Contoh penggunaan air:
| Tempat |
Contoh penggunaan air |
| rumah |
minum, mandi, mencuci, memasak |
| sekolah |
mencuci tangan, membersihkan kelas, menyiram tanaman |
| sawah |
mengairi tanaman padi |
| sungai atau danau |
tempat hidup ikan dan tumbuhan air |
| industri dan usaha |
mencuci bahan, mendinginkan alat, membuat produk |
Air harus digunakan dengan bijak karena tidak semua air langsung dapat diminum. Air kotor, asin, atau tercemar perlu diolah terlebih dahulu.
2. Siklus Air
Siklus air adalah perputaran air dari permukaan bumi ke udara, lalu kembali lagi ke bumi. Siklus ini terjadi terus-menerus karena bantuan panas matahari.

Tahapan penting dalam siklus air:
| Tahap |
Penjelasan sederhana |
| evaporasi |
air di laut, sungai, dan danau menguap karena panas matahari |
| transpirasi |
tumbuhan melepaskan uap air dari daunnya |
| kondensasi |
uap air mendingin dan berkumpul menjadi awan |
| presipitasi |
air jatuh dari awan sebagai hujan |
| infiltrasi |
sebagian air hujan meresap ke dalam tanah |
| aliran permukaan |
sebagian air mengalir di permukaan menuju sungai, danau, atau laut |
Siklus air membantu mengisi kembali sungai, danau, waduk, air tanah, dan sumber air lainnya.
3. Penyelidikan Sederhana tentang Siklus Air
Kita dapat menyelidiki bagian siklus air dengan alat sederhana. Misalnya, menyelidiki penguapan dan pengembunan.

Contoh penyelidikan:
| Langkah |
Kegiatan |
| pertanyaan |
Mengapa bagian dalam tutup gelas menjadi basah? |
| alat |
gelas bening, air hangat, plastik bening atau piring kecil, es batu |
| cara kerja |
masukkan air hangat ke gelas, tutup dengan plastik atau piring kecil, letakkan es di atasnya |
| pengamatan |
uap air naik, menyentuh permukaan dingin, lalu menjadi titik-titik air |
| kesimpulan |
uap air dapat berubah menjadi air kembali saat mendingin |
Penyelidikan harus dilakukan hati-hati. Mintalah bantuan orang dewasa ketika memakai air hangat.
4. Ketersediaan Air di Lingkungan
Ketersediaan air berarti jumlah air yang dapat digunakan oleh makhluk hidup dan manusia. Ketersediaan air dipengaruhi oleh hujan, keadaan tanah, tumbuhan, penggunaan air, dan kebersihan sumber air.

Tanda ketersediaan air:
| Tanda |
Makna yang mungkin |
| hujan sering turun |
sungai, sumur, dan tanaman lebih mudah mendapat air |
| tanah mudah menyerap air |
air tanah dapat bertambah |
| banyak pohon |
tanah lebih terlindungi dan air lebih mudah meresap |
| sungai mengecil saat kemarau |
persediaan air permukaan berkurang |
| air berbau atau banyak sampah |
air tersedia, tetapi kualitasnya buruk |
Prediksi ketersediaan air tidak hanya melihat ada atau tidaknya air. Kita juga perlu memperhatikan apakah air itu bersih dan aman digunakan.
5. Membaca Data Air
Data sederhana dapat membantu kita membuat prediksi. Data dapat berupa catatan hujan, tinggi air sungai, jumlah ember air yang digunakan, atau kondisi sumur.
Contoh data hujan selama 5 hari:
| Hari |
Kondisi hujan |
Prediksi singkat |
| Senin |
hujan deras |
halaman basah, selokan penuh |
| Selasa |
gerimis |
tanah masih lembap |
| Rabu |
tidak hujan |
air permukaan mulai berkurang |
| Kamis |
tidak hujan |
tanaman perlu disiram |
| Jumat |
tidak hujan |
perlu hemat air untuk akhir pekan |
Jika beberapa hari tidak hujan dan penggunaan air tetap banyak, persediaan air dapat berkurang. Karena itu, data pengamatan perlu diikuti dengan tindakan hemat air.
6. Air Bersih dan Air Tercemar
Air bersih adalah air yang tidak berbau, tidak berwarna mencolok, tidak banyak kotoran, dan aman digunakan sesuai kebutuhannya. Air minum perlu syarat lebih ketat dan biasanya harus dimasak atau diolah.

Contoh perbandingan:
| Ciri |
Air bersih |
Air tercemar |
| warna |
jernih |
keruh, kehijauan, atau kehitaman |
| bau |
tidak berbau menyengat |
berbau busuk atau bahan kimia |
| benda asing |
sedikit atau tidak terlihat |
banyak sampah, minyak, busa, atau lumpur |
| dampak |
dapat digunakan sesuai kebutuhan |
dapat mengganggu kesehatan dan makhluk hidup |
Air tercemar dapat menyebabkan ikan mati, tanaman terganggu, penyakit, dan lingkungan menjadi tidak nyaman.
7. Menjaga Ketersediaan Air
Menjaga ketersediaan air berarti memakai air secukupnya, membantu air meresap ke tanah, dan mencegah pencemaran.

Tindakan yang dapat dilakukan:
- Menutup keran setelah digunakan.
- Memakai air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman.
- Tidak membuang sampah ke selokan, sungai, atau danau.
- Menanam dan merawat tumbuhan.
- Membuat lubang biopori atau daerah resapan bersama orang dewasa.
- Menampung air hujan untuk menyiram tanaman jika aman dilakukan.
- Melaporkan kebocoran keran atau pipa kepada orang dewasa.
- Mengajak teman membuat jadwal piket hemat air di sekolah.
Upaya menjaga air lebih berhasil jika dilakukan bersama-sama.
8. Merancang Penyelidikan dan Aksi
Penyelidikan membantu kita menemukan masalah air di sekitar. Setelah itu, kita dapat membuat rencana aksi.

Contoh rencana:
| Bagian rencana |
Contoh |
| masalah |
tanaman sekolah sering layu saat beberapa hari tidak hujan |
| pertanyaan |
bagian halaman mana yang paling cepat kering? |
| data |
catatan hujan, kondisi tanah, jumlah penyiraman |
| prediksi |
jika tidak hujan 3 hari, tanaman di area panas perlu tambahan air |
| aksi |
menyiram pagi hari, memakai air tampungan, menambah mulsa daun kering |
| evaluasi |
membandingkan kondisi tanaman sebelum dan sesudah aksi |
Rencana yang baik berisi masalah, data yang diamati, prediksi, tindakan, dan cara mengevaluasi hasilnya.
9. Cek Cepat
- Apa perbedaan evaporasi dan kondensasi?
- Mengapa pohon dapat membantu menjaga ketersediaan air?
- Jika selama lima hari tidak hujan, apa tindakan hemat air yang dapat dilakukan di sekolah?
Jawaban:
- Evaporasi adalah perubahan air menjadi uap air, sedangkan kondensasi adalah perubahan uap air menjadi titik-titik air.
- Akar pohon membantu tanah menyerap air dan tajuk pohon mengurangi air hujan langsung mengalir deras di permukaan.
- Menutup keran, menyiram tanaman pagi hari secukupnya, memakai air tampungan, dan melaporkan kebocoran.