Kembali ke Kurikulum

Bermain dengan Cahaya

Sifat-sifat cahaya, melihat karena pantulan cahaya, benda bening-buram-gelap, pembentukan bayangan, warna cahaya, pemanfaatan cahaya, dan rancangan alat sederhana seperti periskop.

Tujuan Pembelajaran (4)
  • IPAS-C.PI2Memahami fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari dan merancang alat sederhana yang terkait gelombang bunyi atau cahaya.
  • IPAS-C.PI2.1Menjelaskan sifat-sifat cahaya melalui fenomena sehari-hari, seperti cahaya merambat lurus, dipantulkan, menembus benda bening, dibiaskan, dan diuraikan.
  • IPAS-C.PI2.2Menjelaskan pengaruh cahaya terhadap penglihatan, bayangan, warna, dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • IPAS-C.PI2.3Merancang alat sederhana yang memanfaatkan sifat cahaya, misalnya periskop sederhana.

Bermain dengan Cahaya

Cahaya membuat kita dapat melihat benda di sekitar. Saat cahaya mengenai benda, sebagian cahaya dipantulkan ke mata kita sehingga benda tersebut terlihat. Jika tidak ada cahaya, mata sulit mengenali benda.

Pada bab ini, kamu akan menyelidiki sifat-sifat cahaya melalui peristiwa sehari-hari. Kamu akan mempelajari cahaya yang merambat lurus, cahaya yang dipantulkan, cahaya yang dapat menembus benda bening, bayangan, pembiasan, penguraian cahaya putih menjadi warna-warna, serta pemanfaatan cahaya dalam kehidupan.

Peta konsep Bermain dengan Cahaya

Cahaya sering kita temui pada sinar matahari, lampu, senter, cermin, kaca jendela, pelangi, lampu lalu lintas, lampu sein, kamera, dan kaca pembesar. Dengan memahami sifat cahaya, kita dapat menjelaskan mengapa bayangan berubah, mengapa benda di balik kaca terlihat jelas, mengapa pensil dalam air tampak bengkok, dan bagaimana periskop dapat membantu melihat benda yang terhalang.

Tujuan Pembelajaran

Setelah belajar bab ini, kamu diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan bahwa kita melihat benda karena cahaya dipantulkan dari benda ke mata.
  2. Menjelaskan bahwa cahaya merambat lurus.
  3. Menjelaskan pemantulan cahaya pada cermin dan permukaan lain.
  4. Membedakan benda bening, buram, dan gelap berdasarkan kemampuan ditembus cahaya.
  5. Menjelaskan pembentukan bayangan serta pengaruh posisi dan jarak sumber cahaya.
  6. Menjelaskan pembiasan dan penguraian cahaya secara sederhana.
  7. Memberi contoh pemanfaatan sifat cahaya dalam kehidupan sehari-hari.
  8. Merancang alat sederhana yang memanfaatkan sifat cahaya, seperti periskop.

Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa kita sulit melihat benda di tempat gelap?
  • Mengapa sinar senter tampak bergerak lurus?
  • Mengapa cermin dapat membantu kita melihat benda di belakang?
  • Mengapa bayangan tubuhmu berubah panjang saat pagi, siang, dan sore?
  • Mengapa pensil di dalam gelas berisi air terlihat bengkok?
  • Bagaimana cahaya dimanfaatkan selain untuk penerangan?