Kembali ke Kurikulum

Kearifan Lokal: Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

Keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan, nilai-nilai kearifan lokal sebagai perekat persatuan bangsa, penyelidikan budaya setempat, dan komunikasi temuan secara kreatif.

Tujuan Pembelajaran (4)
  • IPAS-C.PI3Menyelidiki keragaman budaya nasional yang berkaitan dengan konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya, dan mengomunikasikan temuannya dengan cara kreatif.
  • IPAS-C.PI3.1Merefleksikan pemahaman tentang filosofi kearifan lokal untuk memperkuat konteks kebhinekaan.
  • IPAS-C.PI3.2Menyelidiki keragaman budaya nasional yang berkaitan dengan nilai-nilai kearifan lokal di wilayahnya.
  • IPAS-C.PI3.3Mengomunikasikan temuan keragaman budaya dengan cara kreatif (poster, video, presentasi).

Kearifan Lokal: Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

Indonesia memiliki banyak suku, bahasa, tradisi, makanan, pakaian, rumah adat, kesenian, dan cara hidup. Di balik keragaman itu terdapat kearifan lokal, yaitu pengetahuan dan nilai baik yang diwariskan masyarakat untuk menjaga kehidupan bersama.

Pada bab ini, kamu akan menyelidiki keragaman budaya dan kearifan lokal di daerahmu, memahami nilai yang terkandung di dalamnya, menghubungkannya dengan persatuan bangsa, serta mengomunikasikan temuan secara kreatif. Kamu akan belajar dari pengamatan, wawancara, survei sederhana, dan cerita nyata tentang cara masyarakat menjaga warisan leluhur.

Peta konsep Kearifan Lokal

Kearifan lokal dapat berupa aturan adat, kebiasaan gotong royong, cara menjaga alam, tradisi musyawarah, permainan rakyat, makanan khas, teknologi tradisional, bahasa, atau seni. Nilai di dalamnya dapat membantu masyarakat hidup rukun. Budaya tidak hanya berarti tarian atau upacara adat; kebiasaan sehari-hari yang baik juga dapat menjadi bagian dari budaya.

Tujuan Pembelajaran

Setelah belajar bab ini, kamu diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan arti kearifan lokal dan warisan budaya.
  2. Membedakan budaya, tradisi, warisan budaya benda, dan warisan budaya takbenda.
  3. Menyebutkan contoh keragaman budaya nasional.
  4. Mengidentifikasi nilai yang terkandung dalam kearifan lokal.
  5. Menjelaskan hubungan kearifan lokal dengan persatuan bangsa.
  6. Menyusun rencana penyelidikan budaya di lingkungan sekitar melalui wawancara, pengamatan, atau survei.
  7. Membedakan pelestarian budaya dan perubahan budaya secara bijak.
  8. Mengomunikasikan temuan budaya melalui buku kecil, poster, video, presentasi, infografik, atau karya kreatif lain.

Pertanyaan Pemantik

  • Tradisi atau kebiasaan baik apa yang masih dilakukan di daerahmu?
  • Nilai apa yang terlihat dalam kegiatan gotong royong, musyawarah, atau upacara adat?
  • Jika temanmu memiliki logat, bahasa daerah, atau kebiasaan keluarga yang berbeda, bagaimana sikap yang menjaga persatuan?
  • Mengapa perbedaan budaya seharusnya memperkuat persatuan, bukan menjadi alasan untuk bertengkar?
  • Bagaimana cara memperkenalkan budaya daerah secara kreatif dan menghargai?