Teori - Ayo Membilang sampai dengan 100
1. Bilangan 51 sampai 100
Bilangan setelah 50 adalah 51, 52, 53, dan seterusnya sampai 100.

Cara membaca beberapa bilangan:
| Lambang |
Dibaca |
| 51 |
lima puluh satu |
| 60 |
enam puluh |
| 73 |
tujuh puluh tiga |
| 87 |
delapan puluh tujuh |
| 92 |
sembilan puluh dua |
| 100 |
seratus |
Saat membilang maju, bilangan bertambah 1.
Contoh:
67, 68, 69, 70, 71
Saat membilang mundur, bilangan berkurang 1.
Contoh:
85, 84, 83, 82, 81
2. Menghitung dengan Kelompok 10
Jika benda cukup banyak, kita dapat mengelompokkannya setiap 10. Kelompok 10 membuat hitungan lebih rapi.

Contoh:
Ada 73 kelereng.
Kita dapat menghitung:
70 + 3 = 73
Jadi, 73 terdiri atas 7 puluhan dan 3 satuan.
3. Nilai Tempat Puluhan dan Satuan
Nilai tempat menunjukkan arti angka dalam suatu bilangan.
Pada bilangan dua angka, angka pertama berada di tempat puluhan dan angka kedua berada di tempat satuan. Pada bilangan 100, ada 10 puluhan dan 0 satuan.

Contoh:
92 = 9 puluhan + 2 satuan
92 = 90 + 2
Tabel nilai tempat:
| Bilangan |
Puluhan |
Satuan |
Bentuk panjang |
| 56 |
5 |
6 |
50 + 6 |
| 65 |
6 |
5 |
60 + 5 |
| 83 |
8 |
3 |
80 + 3 |
| 100 |
10 |
0 |
100 + 0 |
4. Menyusun dan Mengurai Bilangan
Menyusun bilangan disebut komposisi. Mengurai bilangan disebut dekomposisi.

Contoh komposisi:
80 + 3 = 83
Artinya, 8 puluhan dan 3 satuan disusun menjadi 83.
Contoh dekomposisi:
83 = 80 + 3
Artinya, 83 diurai menjadi 8 puluhan dan 3 satuan.
Bilangan juga dapat diurai dengan cara lain.
Contoh:
83 = 70 + 13
Namun, cara nilai tempat yang paling mudah adalah 83 = 80 + 3.
5. Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.
Untuk membandingkan bilangan sampai 100, lihat puluhannya terlebih dahulu.

Contoh:
56 dan 65
56 memiliki 5 puluhan.
65 memiliki 6 puluhan.
Karena 6 puluhan lebih banyak daripada 5 puluhan, maka 65 lebih besar dari 56.
Jika puluhannya sama, bandingkan satuannya.
Contoh:
54 dan 58
Keduanya memiliki 5 puluhan. Bandingkan satuannya.
8 satuan lebih banyak daripada 4 satuan. Jadi, 58 lebih besar dari 54.
6. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun beberapa bilangan.
Urutan dari kecil ke besar disebut urutan naik.
Contoh:
57, 76, 83
Urutan dari besar ke kecil disebut urutan turun.
Contoh:
92, 81, 29, 12
Saat mengurutkan, bandingkan puluhan terlebih dahulu. Jika puluhannya sama, bandingkan satuannya.
7. Garis Bilangan
Garis bilangan membantu kita melihat urutan bilangan.

Pada garis bilangan:
- bilangan di kanan lebih besar
- bilangan di kiri lebih kecil
- jarak yang sama menunjukkan langkah bilangan yang sama
- bergerak maju berarti bertambah
- bergerak mundur berarti berkurang
Contoh:
58 maju 2 langkah satuan menjadi 60.
75 mundur 3 langkah satuan menjadi 72.
8. Estimasi Banyak Benda
Estimasi adalah perkiraan yang masuk akal. Jika benda banyak, kita dapat menebak dahulu, lalu membuktikannya dengan menghitung.
Contoh:
- Tebakanku: sekitar 80 kelereng.
- Hasil hitunganku: 87 kelereng.
Tebakan tidak harus tepat. Yang penting, setelah itu kita menghitung dengan teliti.
9. Ayo Berkarya
Buat pertanyaan bilangan untuk temanmu.
Contoh:
Aku adalah bilangan. Aku 2 lebihnya dari 76. Bilangan berapakah aku?
Jawabannya adalah 78.
Kamu juga dapat membuat petunjuk dengan nilai tempat.
Contoh:
Aku memiliki 8 puluhan dan 7 satuan. Bilangan berapakah aku?
Jawabannya adalah 87.