Pengukuran Panjang, Berat, dan Waktu
1. Membandingkan Panjang
Panjang benda dapat dibandingkan secara langsung. Caranya, letakkan ujung awal kedua benda sejajar.

Jika ujung awal tidak sejajar, perbandingan dapat keliru.
Gunakan kata-kata berikut:
- lebih panjang
- lebih pendek
- sama panjang
Contoh:
Pensil merah lebih panjang daripada pensil biru.
Pensil biru lebih pendek daripada pensil merah.
Jika kedua pensil memiliki panjang yang sama, kita mengatakan keduanya sama panjang.
2. Mengukur Panjang dengan Satuan Tidak Baku
Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak selalu sama untuk setiap orang. Contohnya klip, langkah kaki, stik es krim, jengkal, dan potongan sedotan.

Saat mengukur panjang dengan satuan tidak baku, perhatikan hal berikut.
- Gunakan satuan yang sama ukuran.
- Susun satuan dari ujung awal benda.
- Satuan harus rapat.
- Satuan tidak boleh bertumpuk.
- Hitung banyak satuan yang menutupi panjang benda.
Contoh:
Panjang kotak pensil sama dengan 5 klip.
Artinya, 5 klip disusun rapat dari ujung awal sampai ujung akhir kotak pensil.
3. Mengestimasi Panjang
Estimasi adalah perkiraan yang masuk akal. Sebelum mengukur, kamu dapat menebak panjang suatu benda.
Contoh:
Aku memperkirakan panjang buku sekitar 6 klip.
Setelah diukur, ternyata panjang buku 7 klip.
Estimasi tidak harus tepat, tetapi harus masuk akal. Semakin sering berlatih, perkiraanmu akan semakin baik.
4. Membandingkan Berat
Berat benda dapat dibandingkan dengan tangan, gantungan baju, atau timbangan jungkat-jungkit.

Pada timbangan:
- benda yang lebih berat berada lebih bawah
- benda yang lebih ringan berada lebih atas
- benda yang sama berat membuat timbangan seimbang
Gunakan kata-kata berikut:
- lebih berat
- lebih ringan
- sama berat
- paling berat
- paling ringan
Contoh:
Semangka lebih berat daripada jeruk.
Jeruk lebih ringan daripada semangka.
Jika ada semangka, apel, dan anggur, benda paling berat adalah benda yang beratnya paling besar.
5. Mengukur Berat dengan Satuan Tidak Baku
Berat juga dapat diukur menggunakan satuan tidak baku, misalnya kelereng, bola tenis, koin, atau balok mainan.

Contoh:
Berat boneka sama dengan 4 bola tenis.
Berat boneka juga dapat sama dengan 10 kelereng.
Mengapa hasil bilangannya berbeda?
Karena bola tenis dan kelereng memiliki berat yang berbeda. Satuan yang lebih kecil biasanya membutuhkan jumlah lebih banyak.
Saat mengukur berat, hasil dianggap tepat ketika timbangan seimbang.
6. Membaca Waktu Tepat
Jam membantu kita mengetahui waktu kegiatan.

Pada jam analog:
- jarum pendek menunjukkan jam
- jarum panjang menunjukkan menit
- jika jarum panjang berada di angka 12, waktunya menunjukkan pukul tepat
Contoh:
Jarum pendek di angka 5 dan jarum panjang di angka 12.
Waktunya adalah pukul 5 tepat.
Pada jam digital, pukul 5 tepat dapat ditulis:
05.00
7. Waktu Kegiatan Sehari-hari
Kegiatan dapat dikelompokkan berdasarkan waktu.
| Waktu |
Contoh kegiatan |
| Pagi |
bangun tidur, sarapan, berangkat sekolah |
| Siang |
belajar di sekolah, makan siang |
| Sore |
bermain, mandi sore |
| Malam |
makan malam, belajar, tidur |
Kamu dapat membuat cerita kegiatanmu sendiri dan menggambar jam yang sesuai.
8. Membandingkan Durasi
Durasi adalah lama waktu suatu kegiatan berlangsung.
Gunakan kata:
- lebih lama
- lebih sebentar
Contoh:
Kira berolahraga dari pukul 6 sampai pukul 7 pagi. Olahraga berlangsung 1 jam.
Mandi biasanya lebih sebentar daripada olahraga.
Jadi, olahraga lebih lama daripada mandi.
Ayo Berkarya
Buat cerita kegiatan yang kamu sukai.
- Pilih satu kegiatan pagi, siang, sore, atau malam.
- Tulis waktu kegiatan itu.
- Gambar jam analog yang menunjukkan waktu tepat.
- Ceritakan apakah kegiatan itu lebih lama atau lebih sebentar daripada kegiatan lain.