Teori - Bilangan Cacah sampai 1.000
1. Membaca dan Menulis Bilangan sampai 1.000
Bilangan cacah dimulai dari 0, 1, 2, 3, dan seterusnya. Pada bab ini, kita belajar bilangan sampai 1.000.
Contoh membaca bilangan:
| Lambang |
Dibaca |
| 160 |
seratus enam puluh |
| 251 |
dua ratus lima puluh satu |
| 354 |
tiga ratus lima puluh empat |
| 602 |
enam ratus dua |
| 1.000 |
seribu |
Perhatikan bilangan yang memiliki angka 0. Bilangan 602 dibaca "enam ratus dua", bukan "enam ratus nol puluh dua". Angka 0 menunjukkan tidak ada puluhan.
2. Nilai Tempat
Nilai tempat menunjukkan nilai suatu angka berdasarkan posisinya.

Pada bilangan tiga angka, ada tempat:
Contoh:
602 = 6 ratusan + 0 puluhan + 2 satuan
602 = 600 + 0 + 2
Jadi, angka 6 bernilai 600, angka 0 bernilai 0, dan angka 2 bernilai 2.
3. Komposisi dan Dekomposisi
Komposisi berarti menyusun bilangan dari beberapa bagian. Dekomposisi berarti mengurai bilangan menjadi beberapa bagian.

Contoh komposisi:
300 + 50 + 4 = 354
Contoh dekomposisi:
354 = 300 + 50 + 4
Bilangan 354 terdiri atas 3 ratusan, 5 puluhan, dan 4 satuan.
4. Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama.

Untuk membandingkan bilangan tiga angka:
- Bandingkan ratusannya.
- Jika ratusannya sama, bandingkan puluhannya.
- Jika puluhannya sama, bandingkan satuannya.
Contoh:
339 dan 421
339 memiliki 3 ratusan.
421 memiliki 4 ratusan.
Karena 4 ratusan lebih banyak dari 3 ratusan, maka 421 lebih besar dari 339.
Ditulis:
339 < 421
5. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan dari kecil ke besar atau dari besar ke kecil.
Contoh:
639, 720, 709
Urutan dari kecil ke besar:
639, 709, 720
Mengapa 709 lebih kecil dari 720?
Keduanya memiliki 7 ratusan. Bandingkan puluhannya. 0 puluhan lebih kecil daripada 2 puluhan.
6. Penjumlahan dan Pengurangan
Penjumlahan dan pengurangan dapat dikerjakan dengan cara bersusun.

Aturannya:
- satuan harus lurus dengan satuan
- puluhan harus lurus dengan puluhan
- ratusan harus lurus dengan ratusan
- mulai menghitung dari satuan
Contoh penjumlahan:
48 + 16 = 64
Contoh pengurangan:
60 - 35 = 25
Jika satuan tidak cukup dikurangi, ambil 1 puluhan dan ubah menjadi 10 satuan.
Untuk bilangan tiga angka, aturan nilai tempat tetap sama.
Contoh:
275 + 314 = 589
486 - 125 = 361
7. Perkalian dan Pembagian
Perkalian dapat dipahami sebagai penjumlahan berulang.
Pembagian dapat dipahami sebagai membagi benda sama banyak.

Contoh perkalian:
4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 = 20
Contoh pembagian:
12 : 3 = 4
Artinya, 12 benda dibagi menjadi 3 kelompok sama banyak. Setiap kelompok berisi 4 benda.
8. Uang Ribuan, Kelipatan, dan Faktor
Bilangan juga digunakan dalam masalah uang, kelipatan, dan faktor.

Contoh uang:
Dina memiliki Rp9.000. Ia membeli mainan seharga Rp5.000.
Sisa uang Dina:
Rp9.000 - Rp5.000 = Rp4.000
Contoh kelipatan:
Kelipatan 4 adalah 4, 8, 12, 16, 20, ...
Contoh faktor:
Faktor 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.
Faktor adalah bilangan yang dapat membagi suatu bilangan sampai habis.
9. Ayo Berkarya
Buat kartu bilangan dari angka 0 sampai 9. Ambil tiga kartu, lalu susun menjadi bilangan tiga angka.
Setelah itu:
- Bacalah bilangan itu.
- Tuliskan bentuk panjangnya.
- Tentukan nilai tempat setiap angka.
- Bandingkan dengan bilangan milik teman.
- Urutkan semua bilangan dari yang terkecil sampai terbesar.