Teori - Bangun Datar
1. Unsur Bangun Datar
Bangun datar dapat diamati dari unsur-unsurnya. Pada bangun datar yang dibatasi ruas garis, unsur utama yang sering digunakan adalah sisi, titik sudut, dan sudut.
Sisi adalah batas bangun. Pada segibanyak, sisi berbentuk ruas garis.
Titik sudut adalah tempat dua sisi bertemu.
Sudut adalah daerah atau bukaan yang terbentuk dari dua sisi yang bertemu pada satu titik.

Contoh:
Persegi memiliki 4 sisi dan 4 titik sudut.
Segitiga memiliki 3 sisi dan 3 titik sudut.
2. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang memiliki 3 sisi dan 3 titik sudut.

Segitiga dapat dibedakan berdasarkan panjang sisi atau jenis sudutnya.
Contoh berdasarkan panjang sisi:
- Segitiga sama sisi: semua sisi sama panjang.
- Segitiga sama kaki: dua sisi sama panjang.
- Segitiga sembarang: panjang sisinya berbeda-beda.
Contoh berdasarkan sudut:
- Segitiga siku-siku memiliki satu sudut siku-siku.
- Segitiga lancip memiliki semua sudut lancip.
- Segitiga tumpul memiliki satu sudut tumpul.
3. Segiempat
Segiempat adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 titik sudut.

Contoh segiempat:
- Persegi.
- Persegi panjang.
- Jajar genjang.
- Trapesium.
- Belah ketupat.
- Layang-layang.
Beberapa segiempat memiliki ciri khusus.
Contoh:
- Persegi memiliki 4 sisi sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
- Persegi panjang memiliki dua pasang sisi berhadapan sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
- Trapesium memiliki sepasang sisi sejajar.
- Layang-layang memiliki dua pasang sisi berdekatan yang sama panjang.
4. Segibanyak
Segibanyak adalah bangun datar tertutup yang dibatasi oleh beberapa ruas garis.

Contoh segibanyak:
- Segitiga memiliki 3 sisi.
- Segiempat memiliki 4 sisi.
- Segilima memiliki 5 sisi.
- Segienam memiliki 6 sisi.
Bangun seperti lingkaran bukan segibanyak karena sisinya berupa garis lengkung, bukan ruas garis lurus.
5. Mengklasifikasikan Bangun Datar
Klasifikasi berarti mengelompokkan berdasarkan ciri yang sama.

Bangun datar dapat dikelompokkan berdasarkan:
- Banyak sisi.
- Banyak titik sudut.
- Ada atau tidaknya sisi sejajar.
- Ada atau tidaknya sudut siku-siku.
- Panjang sisi yang sama.
Contoh:
Persegi, persegi panjang, belah ketupat, trapesium, dan layang-layang termasuk segiempat karena semuanya memiliki 4 sisi.
6. Komposisi Bangun Datar
Komposisi berarti menyusun beberapa bangun datar menjadi bangun baru.

Contoh:
- Dua segitiga siku-siku dapat disusun menjadi persegi panjang.
- Empat segitiga sama kaki dapat disusun menjadi belah ketupat.
- Beberapa persegi dapat disusun menjadi persegi panjang yang lebih besar.
Saat menyusun bangun, sisi yang bertemu perlu disesuaikan agar bentuknya rapi.
7. Dekomposisi Bangun Datar
Dekomposisi berarti mengurai satu bangun datar menjadi beberapa bangun datar.

Contoh:
- Persegi dapat diurai menjadi 2 segitiga.
- Persegi panjang dapat diurai menjadi 2 segitiga dengan satu garis diagonal.
- Trapesium dapat diurai menjadi persegi panjang dan segitiga.
Satu bangun dapat diurai dengan lebih dari satu cara.
Contoh:
Sebuah persegi dapat diurai menjadi 2 segitiga dengan garis diagonal. Persegi yang sama juga dapat diurai menjadi 4 persegi kecil dengan garis tengah tegak dan mendatar.
8. Ayo Mengamati
Carilah 5 benda di sekitarmu yang permukaannya berbentuk bangun datar.
Untuk setiap benda, tuliskan:
- Nama benda.
- Bentuk bangun datarnya.
- Banyak sisi.
- Banyak titik sudut.
- Apakah bangun itu dapat disusun atau diurai dari bangun lain.