Teori - Bilangan Pecahan
1. Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran
Pecahan biasa ditulis dalam bentuk ba, dengan b tidak sama dengan 0.
Pecahan campuran terdiri atas bilangan cacah dan pecahan biasa.

Contoh:
47 adalah pecahan biasa.
143 adalah pecahan campuran.
Mengubah pecahan campuran ke pecahan biasa:
143=41×4+3=47
Mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran:
49=241 karena 9 : 4 = 2 sisa 1.
2. Pecahan pada Garis Bilangan
Pecahan dapat diletakkan pada garis bilangan.

Pecahan yang letaknya lebih ke kanan bernilai lebih besar.
Contoh:
41<21<43<1
Pecahan campuran berada di antara dua bilangan cacah.
Contoh:
221 berada di antara 2 dan 3.
3. Membandingkan Pecahan
Untuk membandingkan pecahan, kita dapat memakai gambar, garis bilangan, atau menyamakan penyebut.

Contoh penyebut sama:
83<85 karena pembilang 3 lebih kecil daripada 5.
Contoh penyebut berbeda:
32 dan 53
Samakan penyebut menjadi 15.
32=1510
53=159
Jadi, 32>53.
4. Mengurutkan Pecahan
Mengurutkan pecahan berarti menyusun pecahan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Langkah mengurutkan pecahan:
- Jika penyebut sama, bandingkan pembilang.
- Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
- Letakkan pecahan sesuai urutan nilainya.
Contoh:
Urutkan dari terkecil:
21,43,32
Samakan penyebut menjadi 12:
21=126
43=129
32=128
Urutan dari terkecil:
21,32,43
5. Penjumlahan Pecahan
Jika penyebut sama, jumlahkan pembilangnya.

Contoh:
72+73=75
Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
Contoh:
31+41
31=124
41=123
Jadi:
31+41=127
6. Pengurangan Pecahan
Jika penyebut sama, kurangkan pembilangnya.

Contoh:
96−92=94
Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
Contoh:
65−31
31=62
Jadi:
65−31=65−62=63=21
7. Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli
Perkalian pecahan dengan bilangan asli dapat dipahami sebagai penjumlahan berulang.

Contoh:
3×52=52+52+52=56=151
Cara cepat:
3×52=53×2=56
8. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli
Membagi pecahan dengan bilangan asli berarti membagi bagian pecahan menjadi beberapa bagian sama besar.

Contoh:
43:3=43×31=123=41
Cara:
Pecahan dibagi bilangan asli dapat diubah menjadi perkalian dengan kebalikan bilangan asli tersebut.
Contoh lain:
52:4=52×41=202=101
9. Masalah Pecahan
Pecahan sering digunakan dalam cerita sehari-hari.

Contoh:
Ibu memiliki 221 meter pita. Sebanyak 43 meter digunakan.
Ubah 221 menjadi 242.
242−43=143
Jadi, sisa pita adalah 143 meter.
10. Ayo Mencoba
Carilah contoh pecahan di rumah atau sekolah.
Kamu dapat menggunakan:
- Resep makanan.
- Potongan kertas.
- Pita atau tali.
- Air dalam gelas ukur.
- Bagian pekerjaan kelompok.
Tuliskan pecahannya, lalu buat satu operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian yang sesuai.