Kembali ke Kurikulum

KPK dan FPB

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) menggunakan faktorisasi prima.

Tujuan Pembelajaran (5)
  • M-C.6Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.
  • M-C.6.1Menentukan KPK dua atau tiga bilangan menggunakan faktorisasi prima.
  • M-C.6.2Menentukan FPB dua atau tiga bilangan menggunakan faktorisasi prima.
  • M-C.6.3Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan KPK (mis. jadwal berulang).
  • M-C.6.4Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan FPB (mis. pembagian sama rata).

KPK dan FPB

KPK dan FPB membantu kita menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengulangan dan pembagian sama rata.

KPK adalah Kelipatan Persekutuan Terkecil. KPK sering digunakan pada masalah jadwal berulang, seperti dua lampu yang menyala bersama atau dua kegiatan yang terjadi pada selang waktu berbeda.

FPB adalah Faktor Persekutuan Terbesar. FPB sering digunakan pada masalah membagi benda menjadi beberapa kelompok sama banyak dengan jumlah kelompok sebanyak mungkin.

Cara mudah membedakannya:

  • Gunakan KPK jika ada kejadian yang berulang dan ingin tahu kapan terjadi bersama lagi.
  • Gunakan FPB jika ada beberapa benda yang akan dibagi rata tanpa sisa.

Peta konsep KPK dan FPB

Tujuan Pembelajaran

Setelah belajar bab ini, kamu diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan arti kelipatan dan faktor.
  2. Menentukan kelipatan suatu bilangan.
  3. Menentukan faktor suatu bilangan.
  4. Mengenali bilangan prima dan bilangan komposit.
  5. Menentukan faktorisasi prima dengan pohon faktor.
  6. Menentukan KPK dari dua atau tiga bilangan.
  7. Menentukan FPB dari dua atau tiga bilangan.
  8. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan KPK.
  9. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan FPB.

Pertanyaan Pemantik

Dua bel berbunyi berulang.

Bel pertama berbunyi setiap 6 menit. Bel kedua berbunyi setiap 8 menit. Jika keduanya berbunyi bersama sekarang, kapan keduanya berbunyi bersama lagi?

Masalah seperti ini dapat diselesaikan dengan KPK.

Sekarang bayangkan ada 18 pensil dan 24 buku yang akan dibagi ke beberapa paket sama banyak tanpa sisa. Banyak paket terbanyak dapat dicari dengan FPB.