Pecahan dan Desimal
Pecahan dan desimal sering muncul saat kita mengukur, menimbang, membaca label kemasan, menghitung resep, atau membagi benda secara adil. Misalnya, setengah kilogram dapat ditulis sebagai kg, 0,5 kg, atau 0,50 kg.
Pada bab ini, kamu akan memperdalam hubungan pecahan dan desimal. Kamu juga akan mempelajari perkalian pecahan dengan bilangan asli, pembagian pecahan dengan bilangan asli, pembagian bilangan asli dengan pecahan, mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal satu angka di belakang koma.

Tujuan Pembelajaran
Setelah belajar bab ini, kamu diharapkan dapat:
- Menjelaskan pecahan sebagai bagian dari satu keseluruhan atau bagian dari suatu kumpulan.
- Menghitung perkalian bilangan asli dengan pecahan dan pecahan dengan bilangan asli.
- Menjelaskan pembagian pecahan dengan bilangan asli sebagai membagi bagian secara sama besar.
- Menjelaskan pembagian bilangan asli dengan pecahan sebagai mencari banyak bagian pecahan yang dapat dibuat.
- Mengubah pecahan menjadi desimal dengan pecahan senilai atau pembagian.
- Membandingkan bilangan desimal berdasarkan nilai tempat.
- Mengurutkan bilangan desimal dalam konteks pengukuran sehari-hari.
Pertanyaan Pemantik
- Mengapa dapat dipahami sebagai tiga kelompok yang masing-masing bernilai ?
- Jika liter air dibagi rata ke 3 gelas, mengapa isi setiap gelas menjadi lebih kecil?
- Berapa banyak gelas berisi liter yang dapat dibuat dari 3 liter air?
- Mengapa dapat ditulis sebagai 0,5 atau 0,50?
- Saat membandingkan 2,9 dan 2,49, mengapa tidak cukup hanya melihat angka 9 dan 49?