Pergerakan Zat melalui Membran Sel
Struktur membran plasma dan sifat semipermeabel. Transpor pasif (difusi, osmosis, difusi terfasilitasi) tanpa energi sel, dan transpor aktif (pompa Na-K, endositosis, eksositosis) yang memerlukan ATP. Penyelidikan eksperimental: osmosis pada kentang, sel hewan, sel tumbuhan.
Tujuan Pembelajaran (1)
- B2Menjelaskan struktur membran plasma (model mosaik fluid) dan sifat semipermeabel.
- Membedakan transpor pasif (difusi sederhana, difusi terfasilitasi, osmosis) yang tidak memerlukan energi.
- Menjelaskan mekanisme osmosis dan menentukan keadaan sel pada larutan hipotonik, isotonik, dan hipertonik.
- Membedakan transpor aktif (pompa Na-K, endositosis fagositosis & pinositosis, eksositosis) yang memerlukan ATP.
- Merancang dan melakukan penyelidikan tentang transpor zat melalui membran (mis. osmosis pada kentang atau sel telur).
- Menganalisis hasil penyelidikan dan mengomunikasikan secara sistematis dengan representasi yang sesuai.
Simulasi Difusi
Simulasi interaktif proses difusi partikel dari konsentrasi tinggi ke rendah hingga mencapai kesetimbangan. Menunjukkan gerakan Brown dan distribusi molekul dalam larutan.
Simulasi Difusi dengan Membrane
Simulasi interaktif difusi partikel melalui membran semi-permeable. Menunjukkan pergerakan molekul antara dua kompartemen hingga mencapai kesetimbangan konsentrasi. Cocok untuk memahami konsep osmosis dan transport pasif.
Simulasi Difusi dengan Gradien Suhu
Simulasi interaktif difusi partikel dengan pengaruh suhu. Menunjukkan bagaimana suhu mempengaruhi kecepatan gerak molekul dan laju difusi. Area panas memiliki partikel yang bergerak lebih cepat dibanding area dingin.
Simulasi Osmosis
Simulasi interaktif osmosis dengan membran semi-permeable yang selektif. Menunjukkan bagaimana molekul pelarut (air) bisa melewati membran sedangkan molekul terlarut (solute) tidak bisa. Visualisasi tekanan osmotik dan kesetimbangan konsentrasi.