Kembali ke Kurikulum

Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia

Transpor & pertukaran zat pada manusia: peran organ, keterkaitan struktur-fungsi, kelainan/gangguan, kasus klinis.

Tujuan Pembelajaran (6)
  • B-F.PI10Memahami keterkaitan struktur dan fungsi organ pada sistem organ serta kaitannya dengan sistem organ lainnya dalam merespon suatu stimulus.
  • B-F.PI10.1Menerangkan peran struktur sekaligus fungsi beragam organ dalam proses transpor maupun pertukaran zat pada tubuh manusia.
  • B-F.PI10.2Mengkaji keterkaitan struktur organ tubuh dengan fungsi transpor maupun pertukaran zat pada manusia.
  • B-F.PI10.3Mengkaji keterkaitan fungsi transpor maupun pertukaran zat dengan kelainan maupun gangguan pada sistem organ.
  • B-F.PI10.4Memproses data hasil pengamatan yang menunjukkan keterkaitan antar-struktur organ dengan fungsi transportasi dan pertukaran zat.
  • B-F.PI10.5Mengomunikasikan hasil penyelidikan kasus kelainan maupun gangguan fungsi transpor dan pertukaran zat pada tubuh manusia.

Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia

Bayangkan kamu menaiki beberapa lantai melalui tangga. Tidak lama kemudian, napas dan denyut jantung menjadi lebih cepat, kulit terasa hangat, dan keringat mulai keluar. Perubahan itu bukan hasil kerja satu organ. Sel otot membutuhkan lebih banyak oksigen dan bahan bakar, darah mengantarkannya, paru-paru memasukkan oksigen serta melepaskan karbon dioksida, dan ginjal bersama kulit membantu menjaga komposisi cairan tubuh.

Peristiwa tersebut memperlihatkan dua proses yang saling berkaitan. Transpor zat adalah pengangkutan zat dari satu bagian tubuh ke bagian lain, terutama melalui darah dan limfa. Pertukaran zat adalah perpindahan zat melintasi batas antara dua ruang, misalnya dari alveolus ke kapiler, dari usus ke darah atau limfa, dan dari darah ke tubulus ginjal.

Keterkaitan sistem organ dalam memenuhi kebutuhan tubuh saat aktivitas fisik

Gambar 1. Aktivitas fisik melibatkan kerja terkoordinasi sistem pernapasan, sirkulasi, pencernaan, dan ekskresi. Perubahan napas dan denyut berlangsung cepat, sedangkan penyediaan zat gizi serta pengaturan air menopang kebutuhan tubuh.

Bab ini tidak membahas setiap sistem organ sebagai bagian yang terpisah. Kamu akan menelusuri bagaimana struktur pembuluh kapiler, vili usus, alveolus, dan nefron membuat pertukaran berlangsung efektif, lalu menghubungkannya dengan kerja sistem sirkulasi. Kamu juga akan membaca data, mengevaluasi klaim, dan menjelaskan bagaimana gangguan pada satu bagian dapat memengaruhi sistem lain.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan dapat:

  1. membedakan transpor zat pada tingkat sistem organ dan pertukaran zat melintasi permukaan pertukaran;
  2. menjelaskan prinsip hubungan struktur-fungsi pada permukaan pertukaran, seperti luas permukaan, ketebalan penghalang, dan perbedaan konsentrasi atau tekanan parsial;
  3. menganalisis peran kapiler, plasma darah, eritrosit, dan limfa dalam pengangkutan zat;
  4. menjelaskan jalur penyerapan zat gizi melalui vili usus menuju darah atau pembuluh limfa;
  5. menjelaskan pertukaran serta pengangkutan oksigen dan karbon dioksida;
  6. membedakan filtrasi, reabsorpsi, sekresi, dan ekskresi pada nefron;
  7. menghubungkan perubahan kerja sistem pernapasan, sirkulasi, pencernaan, dan ekskresi ketika kebutuhan metabolisme berubah;
  8. menganalisis bagaimana gangguan struktur atau fungsi organ dapat menghambat transpor dan pertukaran zat;
  9. merancang pengamatan sederhana, mengolah data, mengevaluasi keterbatasan bukti, dan mengomunikasikan kesimpulan ilmiah.

Pertanyaan Pemantik

  1. Mengapa pembuluh kapiler, bukan arteri besar, menjadi lokasi utama pertukaran zat dengan jaringan?
  2. Mengapa glukosa dan sebagian besar hasil pencernaan lemak memasuki jalur pengangkutan yang berbeda?
  3. Bagaimana oksigen dari udara dapat mencapai sel otot, sedangkan urea dari metabolisme dapat dikeluarkan melalui urin?
  4. Mengapa laju napas dan denyut jantung meningkat saat aktivitas fisik?
  5. Mengapa gejala seperti mudah lelah atau sesak belum cukup untuk memastikan satu jenis penyakit?

Peta Singkat Bab

Permukaan pertukaran menerima atau melepaskan zat. Darah dan limfa mengangkut zat. Kapiler jaringan menghubungkan zat dengan sel. Organ pertukaran membantu mempertahankan kondisi internal tubuh.

Saat membaca kasus pada bab ini, selalu bedakan data yang benar-benar diukur, penjelasan yang masih berupa dugaan, dan kesimpulan yang sudah didukung bukti.