Kembali ke Kurikulum

Fluida

Fluida: tekanan hidrostatik (ruang terbuka/tertutup, Pascal), Archimedes (gaya angkat), tegangan permukaan & viskositas, kontinuitas & Bernoulli (sayap, semprotan, venturimeter).

Tujuan Pembelajaran (5)
  • FIS-F.PI3Mengomunikasikan penerapan hukum fluida dalam kehidupan sehari-hari.
  • FIS-F.PI3.1Memetakan konsep tekanan hidrostatik di ruang terbuka maupun ruang tertutup, beserta penerapan hukum Pascal.
  • FIS-F.PI3.2Menerangkan aplikasi prinsip Archimedes (gaya angkat) di keseharian.
  • FIS-F.PI3.3Memetakan tegangan permukaan beserta viskositas zat cair di keseharian.
  • FIS-F.PI3.4Menerapkan asas kontinuitas sekaligus prinsip Bernoulli pada fluida dinamis di perangkat keseharian (gaya angkat sayap, semprotan, venturimeter).

Pengantar — Fluida

Air di bendungan, minyak di dalam mesin, udara di sekitar sayap pesawat, dan cairan infus di rumah sakit tampak berada dalam situasi yang berbeda. Namun, semuanya termasuk fluida: zat yang dapat mengalir dan berubah bentuk mengikuti wadahnya. Zat cair dan gas sama-sama fluida.

Berbagai penerapan konsep fluida pada bendungan, pengangkat hidrolik, kapal, pipa menyempit, dan sayap pesawat

Gambar 1. Konsep fluida membantu menjelaskan tekanan air pada bendungan, kerja sistem hidrolik, gaya apung kapal, perubahan kelajuan dalam pipa, dan aliran udara di sekitar sayap.

Sifat fluida dapat dipelajari dalam dua keadaan:

  1. Fluida statis, ketika fluida dipandang diam. Di bagian ini kita mempelajari tekanan hidrostatis, prinsip Pascal, gaya apung, tegangan permukaan, kapilaritas, dan viskositas.
  2. Fluida dinamis, ketika fluida mengalir. Di bagian ini kita mempelajari debit, asas kontinuitas, persamaan Bernoulli, serta penerapannya pada berbagai alat dan fenomena.

Bab ini tidak hanya berisi rumus. Kalian akan belajar memilih model yang sesuai, membaca diagram, memeriksa asumsi, dan menghubungkan hasil perhitungan dengan keadaan nyata. Misalnya, tekanan yang dihitung dapat berupa tekanan akibat kolom cairan saja atau tekanan total yang juga memasukkan tekanan atmosfer.

Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa dinding bendungan dibuat lebih tebal di bagian bawah?
  • Bagaimana gaya kecil pada dongkrak hidrolik dapat mengangkat kendaraan?
  • Mengapa kapal baja dapat terapung, sedangkan paku baja tenggelam?
  • Mengapa air mengalir lebih cepat saat ujung selang dipersempit?
  • Mengapa perbedaan kelajuan aliran dapat menimbulkan perbedaan tekanan?

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, kalian diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan tekanan dan tekanan hidrostatis pada fluida di ruang terbuka maupun tertutup.
  2. Menerapkan prinsip Pascal pada sistem hidrolik ideal.
  3. Menjelaskan gaya apung berdasarkan prinsip Archimedes dan menentukan keadaan terapung, melayang, atau tenggelam.
  4. Menghubungkan tegangan permukaan, adhesi, kohesi, kapilaritas, dan viskositas dengan fenomena sehari-hari.
  5. Menggunakan debit dan asas kontinuitas untuk menganalisis aliran fluida ideal.
  6. Menggunakan persamaan Bernoulli untuk menganalisis hubungan tekanan, kelajuan, dan ketinggian aliran.
  7. Mengomunikasikan penerapan hukum fluida secara kritis, termasuk batas asumsi model yang digunakan.