Kinematika

Mengapa landasan pacu bandara harus panjang? Bagaimana pemain basket memperkirakan lemparannya agar bola melengkung tepat masuk ring? Mengapa penumpang di dalam kereta yang melaju merasa diam, padahal menurut orang di peron ia bergerak cepat? Semua pertanyaan itu berhubungan dengan gerak — dan bab inilah yang membahasnya.
Kinematika adalah cabang fisika yang mempelajari gerak benda tanpa mempersoalkan penyebabnya. Kita akan mendeskripsikan gerak menggunakan besaran-besaran fisis — posisi, perpindahan, kecepatan, dan percepatan — lalu memakainya untuk membedah tiga jenis gerak yang paling sering dijumpai: gerak lurus (GLB dan GLBB), gerak parabola, dan gerak melingkar beraturan.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan dapat:
- Menganalisis konsep gerak menggunakan vektor untuk menjelaskan berbagai fenomena.
- Menguraikan besaran-besaran fisis pada gerak lurus: posisi, perpindahan, kecepatan, dan percepatan.
- Mengkaji ciri gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).
- Menafsirkan grafik posisi-waktu, kecepatan-waktu, dan percepatan-waktu untuk gerak lurus.
- Mengkaji ciri gerak parabola melalui penguraian vektor kecepatan ke arah mendatar dan tegak.
- Mengkaji ciri gerak melingkar beraturan dan menerapkannya pada persoalan keseharian.
Pertanyaan Pemantik
- Seorang pelari mengelilingi lapangan satu putaran penuh lalu kembali ke titik start. Berapa perpindahannya? Apakah sama dengan jarak yang ia tempuh?
- Speedometer mobil menunjukkan angka 80 km/jam. Apakah angka itu kecepatan atau kelajuan?
- Saat bola yang dilempar melambung berada tepat di titik tertingginya, apakah bola berhenti sesaat?
- Jarum jam dinding berputar dengan kelajuan tetap. Apakah jarum itu mengalami percepatan?
Temukan jawabannya di tab Teori, lalu uji pemahamanmu di tab Soal+.