Listrik Arus Searah
Listrik arus searah: arus sebagai kelipatan muatan elementer, hambatan Ohmik vs non-Ohmik, resistivitas, daya & konsumsi kWh, seri-paralel resistor, hukum Kirchoff, proyek aplikasi.
Tujuan Pembelajaran (7)
- FIS-F.PI6Menganalisis rangkaian listrik dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
- FIS-F.PI6.1Menerapkan konsep arus listrik sebagai kelipatan bulat muatan elementer sembari memilah karakteristik hambatan Ohmik dibanding non-Ohmik.
- FIS-F.PI6.2Memformulasikan hambatan jenis kawat (resistivitas) sembari mengaplikasikannya pada produk teknologi.
- FIS-F.PI6.3Menerapkan konsep daya listrik pada rangkaian arus searah, menghitung konsumsi daya & biaya kWh, beserta cara penghematan.
- FIS-F.PI6.4Menetapkan hambatan total rangkaian seri-paralel resistor sembari mengevaluasi rangkaian seri-paralel pada rangkaian lampu.
- FIS-F.PI6.5Menerapkan hukum Kirchoff (arus maupun tegangan) pada rangkaian listrik majemuk (multi-loop).
- FIS-F.PI6.6Merancang sekaligus membuat produk (proyek) aplikasi listrik arus searah demi memecahkan persoalan keseharian.
Simulasi · 13
Arus dan Hambatan Kawat
Eksperimen interaktif untuk menguji pengaruh tegangan, panjang kawat, luas penampang, resistivitas bahan, dan suhu terhadap hambatan serta arus listrik. Satu slider massa jenis sengaja disediakan sebagai penguji miskonsepsi: nilainya dapat berubah tanpa mengubah arus karena massa jenis tidak masuk persamaan listrik kawat.
Arus Listrik DC
Amati rangkaian baterai, sakelar dan lampu. Bandingkan arah drift elektron dengan arus konvensional, balik polaritas baterai, dan jeda animasi untuk mengamati.
Biaya Listrik dari kWh
Konversi kWh terukur dari smart plug menjadi estimasi biaya satu alat. Mendukung input langsung, selisih meter awal-akhir, pajak Kota Bandung, tarif custom, dan pembanding dua pengukuran.
Energi dan Biaya Listrik Rumah
Eksperimen daya, waktu, dan jumlah peralatan rumah tangga dengan meter energi animasi, kontribusi tiap alat, perbandingan penghematan, dan input hasil pengukuran smart plug.
Hambatan Jenis (Resistivitas Kawat)
Eksperimen virtual untuk memahami pengaruh jenis bahan, panjang, dan luas penampang terhadap hambatan listrik kawat. User memilih 4 jenis logam (Tembaga, Perak, Besi, Nikrom), menggeser panjang L (10–200 cm) dan luas penampang A (0,5–10 mm²), lalu mengamati nilai R dihitung dari R = ρL/A. Animasi pergerakan elektron melambat saat hambatan naik.
Hukum Kirchhoff (Rangkaian 2 Loop)
Visualisasi interaktif analisis rangkaian listrik majemuk 2 loop menggunakan Hukum I dan II Kirchhoff. User mengatur tegangan V1, V2 dan hambatan R1, R2, R3, lalu mengamati arah dan besar arus pada tiap cabang (I1, I2, I3) lewat amperemeter virtual. Penyelesaian step-by-step memakai metode analisis simpul (nodal analysis) di Titik A.
Karakteristik V-I (Ohmik vs Non-Ohmik)
Bandingkan hubungan tegangan V dan arus I pada tiga jenis komponen: resistor (ohmik linear), lampu filamen (hambatan naik saat panas), dan LED (tidak menghantarkan di bawah tegangan ambang ~2.2 V). Slider V dari 0–12 V membangun grafik V-I secara live untuk masing-masing komponen, sehingga peserta didik bisa membandingkan bentuk kurva ohmik vs non-ohmik.
Perbandingan Arus DC dan AC
Bandingkan sumber DC konstan dan AC sinus pada resistor ideal. Geser fase, jalankan diperlambat atau lanjutkan 45°; amati arah arus, grafik, nilai sesaat/RMS dan daya dengan satu waktu fisik.
Potensiometer sebagai Pembagi Tegangan
Geser sadapan potensiometer dan bandingkan tegangan keluaran yang sebenarnya dengan nilai idealnya. Karena beban terpasang paralel dengan belahan bawah, sadapan di tengah tidak memberi setengah tegangan sumber. Tersedia pula sambungan dua kaki (reostat) sebagai pembanding, arus tiap cabang, dan daya yang terbuang di potensiometer.
Model 3D · 1
Materi Pendukung · 2
Kelistrikan Dasar: Hubungan V, I, R, dan P
Carousel 9 slide yang merangkai empat besaran listrik dasar menjadi satu peta: tegangan (V), arus (I), hambatan (R), dan daya (P). Berisi roda rumus lengkap dalam satu halaman, penjelasan arti tiap besaran, cara memilih rumus dari besaran yang sudah diketahui, serta satu contoh soal yang dikerjakan langkah demi langkah. Tersedia sebagai gambar per slide dan sebagai PDF lengkap 9 halaman yang isinya bisa dicari dan dicetak.
Simbol Komponen Elektronika: Panduan Visual Membaca Rangkaian
Panduan visual 12 slide untuk mengenali simbol komponen pasif, dioda, transistor, saklar, alat ukur, sensor, IC, dan konektor saat membaca rangkaian elektronika.
Artikel Terkait · 4

Bagaimana cara menentukan arah dan kuat arus pada rangkaian listrik bercabang dengan dua sumber tegangan?
Cara Menggunakan Simulasi Hukum Kirchhoff Rangkaian 2 Loop: Panduan Lengkap untuk Guru dan Murid

Mengapa pembebanan rangkaian membuat tegangan keluaran potensiometer tidak lagi linier dengan posisi kenop?
Cara Menggunakan Simulasi Potensiometer sebagai Pembagi Tegangan: Mengapa Kenop di Tengah Tidak Memberi Setengah Tegangan

Bagaimana kebiasaan mematikan perangkat yang tidak digunakan dapat menekan pemborosan listrik dan biaya bulanan?
Cara Menggunakan Patroli Energi: Matikan, Tetap Nyalakan, atau Atur Hemat

Bagaimana pengaruh geometri kawat, hambatan jenis bahan, dan temperatur terhadap kuat arus listrik, serta mengapa massa jenis sama sekali tidak memengaruhinya?
Cara Menggunakan Simulasi Arus dan Hambatan Kawat: Panduan Resistivitas, Pengaruh Suhu, dan Logika Hukum Ohm