Larutan dan Koloid
Sifat koligatif larutan: penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, tekanan osmotik — beserta perbandingan larutan elektrolit dan non-elektrolit. Sistem koloid: jenis-jenis (sol, emulsi, busa, aerosol), sifat-sifat (efek Tyndall, gerak Brown, koagulasi, dialisis), dan cara pembuatan (kondensasi & dispersi). Aplikasi: pengawetan, kosmetik, pengolahan air, industri makanan.
Tujuan Pembelajaran (3)
- LK1Menentukan sifat koligatif larutan (Δp, ΔTb, ΔTf, π) untuk larutan non-elektrolit dan elektrolit (faktor van't Hoff).
- LK2Menjelaskan aplikasi sifat koligatif: pengawetan ikan, anti-beku radiator, infus garam fisiologis, pemurnian air dengan osmosis terbalik.
- LK3Membedakan larutan sejati, koloid, dan suspensi berdasarkan ukuran partikel.
- Mengidentifikasi jenis koloid (8 jenis berdasarkan fasa terdispersi & medium pendispersi) dengan contoh nyata.
- Menjelaskan sifat-sifat koloid: efek Tyndall, gerak Brown, adsorpsi, koagulasi, dialisis, elektroforesis.
- Menjelaskan cara pembuatan koloid (kondensasi & dispersi) dan aplikasi industri/medis.
Konten untuk tab ini belum tersedia.