Kembali ke Kurikulum

Representasi dan Interpretasi Data

Statistika deskriptif: ukuran pemusatan (mean, median, modus), ukuran penempatan (kuartil, persentil) & jangkauan interkuartil, diagram batang, histogram, box plot, dot plot, diagram pencar, dan evaluasi laporan statistika.

Tujuan Pembelajaran (11)
  • M-E.9Merepresentasikan dan menginterpretasi data dengan menggunakan jangkauan kuartil dan interkuartil, serta membuat dan menginterpretasi diagram box plot (box and whisker plot).
  • M-E.9.1Menentukan ukuran pemusatan (mean, modus, median) dari data tunggal maupun data berkelompok.
  • M-E.9.2Menentukan ukuran penempatan: kuartil dan persentil dari data tunggal dan data kelompok.
  • M-E.9.3Menentukan jangkauan dan jangkauan interkuartil (IQR) sebagai ukuran penyebaran data.
  • M-E.9.4Menggambar dan menganalisis diagram box-and-whisker (box plot).
  • M-E.10Menentukan dan menggunakan box plot, histogram dan dot plot sesuai dengan natur (karakteristik) data dan kebutuhan.
  • M-E.10.1Membedakan jenis data dan memilih jenis representasi (diagram batang, histogram, dot plot, box plot) yang sesuai dengan karakteristik data.
  • M-E.11Menggunakan diagram pencar untuk menyelidiki dan menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik/kuantitatif (termasuk salah satunya variabel bebas berupa waktu).
  • M-E.11.1Menggambar dan menganalisis diagram pencar untuk menyelidiki hubungan antara dua variabel numerik.
  • M-E.12Mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan tampilan statistika dan representasi data.
  • M-E.12.1Mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan kelengkapan tampilan, kebenaran statistika, dan pilihan representasi data.

Representasi dan Interpretasi Data

Data hadir di sekitar kita: nilai ulangan, waktu tempuh ke sekolah, durasi penggunaan gawai, hasil survei, hingga laporan ekonomi dan kesehatan. Namun, sekumpulan angka belum otomatis menghasilkan informasi. Data perlu disusun, direpresentasikan, dibandingkan, dan ditafsirkan dengan hati-hati sebelum digunakan untuk mengambil keputusan.

Alur data menjadi representasi, interpretasi, dan keputusan

Grafik yang tepat dapat memperlihatkan pola yang sulit terlihat dalam tabel. Sebaliknya, grafik dengan skala, ukuran pemusatan, atau pembagian kelas yang tidak tepat dapat membuat pembaca mengambil kesimpulan yang keliru. Karena itu, statistika bukan sekadar kegiatan menghitung rata-rata, melainkan juga kegiatan bertanya: Apa yang sebenarnya ditunjukkan data? Informasi apa yang belum tersedia?

Sebelum memulai, ingat kembali:

  • cara membaca tabel, diagram batang, dan diagram lingkaran;
  • mean, median, dan modus data tunggal;
  • koordinat Cartesius dan persentase;
  • pentingnya mengurutkan data sebelum menentukan median.

Pertanyaan pemantik:

  1. Mengapa satu kumpulan data dapat terlihat berbeda ketika ditampilkan dengan grafik yang berbeda?
  2. Kapan median lebih mewakili data daripada mean?
  3. Apakah dua variabel yang bergerak bersama selalu mempunyai hubungan sebab-akibat?
  4. Bagaimana mengenali laporan statistika yang menyesatkan?

Pada bab ini, kamu akan belajar:

  • membedakan data kategorik dan numerik serta memilih representasi yang sesuai;
  • membaca dan membuat diagram batang, histogram, dot plot, box plot, dan diagram pencar;
  • menggunakan frekuensi relatif untuk membandingkan kelompok yang ukurannya berbeda;
  • menentukan mean, median, modus, kuartil, persentil, jangkauan, dan jangkauan interkuartil;
  • membandingkan distribusi beberapa kelompok data;
  • menyelidiki hubungan dua variabel numerik tanpa tergesa-gesa menyimpulkan sebab-akibat;
  • mengevaluasi laporan statistika berdasarkan sumber, sampel, perhitungan, skala grafik, dan cara penyajiannya.

Gunakan tab Teori untuk mempelajari konsep dan contoh, tab Soal untuk latihan terstruktur, tab Jawaban untuk memeriksa penalaran, serta tab Soal+ untuk mencoba butir interaktif satu per satu.