Kembali ke Kurikulum

Isu-Isu Lingkungan

Isu-isu lingkungan: penyakit berbasis lingkungan, efek rumah kaca, penghematan energi digital, kampanye media sosial, penanaman mandiri.

Tujuan Pembelajaran (7)
  • IPA-D.PI5Menganalisis hubungan interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya dalam merancang upaya-upaya untuk mencegah dan mengatasi perubahan iklim.
  • IPA-D.PI5.1Mengomunikasikan hasil pengamatan via media visual seputar gangguan kesehatan akibat faktor lingkungan, dihimpun via wawancara serta laporan kunjungan.
  • IPA-D.PI5.2Melakukan analisis lewat percobaan untuk memaknai efek rumah kaca sekaligus kaitannya dengan pergeseran iklim.
  • IPA-D.PI5.3Melakukan refleksi pemakaian energi digital di keseharian sekaligus menilai peluang penghematan energi lewat perubahan kebiasaan pribadi.
  • IPA-D.PI5.4Menciptakan kampanye penghematan energi berakar pada pengalaman pribadi lewat platform media sosial maupun kanal visual yang relevan.
  • IPA-D.PI17Menganalisis hubungan sifat fisika dan kimia tanah dengan organisme, perubahan iklim, dan pelestarian lingkungan.
  • IPA-D.PI17.1Mendokumentasikan rangkaian proses tanam hingga panen sekaligus merancang ajakan publik agar inisiatif tanam-mandiri tumbuh berakar pada pengalaman pribadi.

Isu-Isu Lingkungan

Sampah plastik di kantin, air yang keruh, udara berasap, suhu harian yang terasa makin panas, listrik yang boros, dan makanan yang terbuang tampak seperti masalah yang berbeda. Namun, semuanya berkaitan dengan cara manusia menggunakan sumber daya alam dan mengelola sisa kegiatannya.

Bab ini mengajak kamu melihat isu lingkungan dari hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kamu akan menelusuri hubungan antara kebersihan lingkungan dan kesehatan, memahami efek rumah kaca serta perubahan iklim, merefleksikan penggunaan energi digital, lalu merancang aksi kecil yang dapat dilakukan di rumah atau sekolah.

Peta konsep keterkaitan isu lingkungan

Dalam bab ini kamu akan belajar:

  • menjelaskan hubungan lingkungan tidak sehat dengan penyakit berbasis lingkungan;
  • menilai kelayakan air bersih secara sederhana dari ciri fisik dan risiko pencemaran;
  • mengaitkan sampah plastik, sampah tekstil, dan pola konsumsi dengan kesehatan lingkungan;
  • menjelaskan efek rumah kaca sebagai proses alami yang dapat meningkat akibat aktivitas manusia;
  • menghubungkan penggunaan energi digital dengan kebutuhan energi dan emisi tidak langsung;
  • membedakan tindakan hemat energi yang realistis dan sekadar slogan;
  • menjelaskan tantangan ketersediaan pangan, food waste, dan aksi tanam mandiri;
  • merancang kampanye atau aksi nyata yang dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan data.

Gunakan tab Teori untuk memahami konsep, tab Soal untuk latihan, dan tab Jawaban untuk mengecek pembahasan.

Pertanyaan Pemantik

Sebelum masuk ke teori, pikirkan pertanyaan berikut.

  1. Sampah apa yang paling sering kamu lihat di sekolah atau sekitar rumah?
  2. Mengapa lingkungan yang kotor dapat berhubungan dengan diare, ISPA, atau penyakit kulit?
  3. Apa perbedaan efek rumah kaca alami dan pemanasan global yang berlebihan?
  4. Apakah menonton video, bermain gim, dan memakai media sosial juga memakai energi? Dari mana energinya berasal?
  5. Mengapa makanan bisa cukup secara produksi global, tetapi tetap ada wilayah yang mengalami kerawanan pangan?
  6. Aksi kecil apa yang paling mungkin kamu lakukan selama satu minggu untuk mengurangi masalah lingkungan?

Saat melakukan pengamatan lingkungan, jaga keselamatan. Jangan menyentuh limbah, air kotor, bahan kimia, atau sampah tajam secara langsung. Jika melakukan wawancara atau mengambil foto, mintalah izin dan hindari membagikan data pribadi orang lain.