Kembali ke Kurikulum

Zat Aditif dan Zat Adiktif

Zat aditif dan adiktif: penelusuran info via poster/infografik, peta pikiran zat aditif (alami vs buatan), makanan tradisional, cara kerja zat adiktif, kampanye antinarkoba.

Tujuan Pembelajaran (7)
  • IPA-D.PI14Mengevaluasi dampak zat aditif dan adiktif sehingga memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang tepat untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.
  • IPA-D.PI14.1Mengomunikasikan temuan hasil penelusuran (artikel, teks, video, pengamatan) lewat poster/infografik bertema zat aditif.
  • IPA-D.PI14.2Menyusun peta pikiran demi menemukan keterkaitan sekaligus membandingkan ragam zat aditif (alami vs buatan, fungsi).
  • IPA-D.PI14.3Membuat makanan/minuman tradisional sembari menilai pemakaian zat aditif pada produk pangan tersebut.
  • IPA-D.PI14.4Mereleksi pemahaman zat aditif demi menentukan langkah lanjutan konsumsi pangan keseharian.
  • IPA-D.PI14.5Menggali informasi seputar mekanisme zat adiktif, ragam jenisnya, beserta dampak jangka pendek hingga panjang dari penyalahgunaannya.
  • IPA-D.PI14.6Membuat kampanye kreatif penolakan narkoba lewat platform media sosial maupun kanal visual yang relevan.

Zat Aditif dan Zat Adiktif

Pernahkah kamu membandingkan rasa mi instan, teh kemasan, jajanan berwarna mencolok, dan makanan rumahan? Sebagian makanan terasa lebih manis, lebih gurih, lebih awet, atau tampak lebih menarik karena ada bahan tambahan yang digunakan dalam jumlah kecil. Bahan tambahan pada pangan seperti ini disebut zat aditif.

Di sisi lain, ada zat yang dapat memengaruhi kerja otak dan sistem saraf sehingga seseorang ingin menggunakannya berulang-ulang walaupun berisiko bagi kesehatan. Zat seperti nikotin, alkohol, dan narkotika termasuk pembahasan zat adiktif. Bab ini mengajak kamu membaca informasi dengan kritis, bukan menakut-nakuti, agar keputusan yang kamu ambil lebih sehat dan bertanggung jawab.

Peta konsep zat aditif dan zat adiktif

Gambar: zat aditif dipahami melalui fungsi dan keamanannya pada pangan, sedangkan zat adiktif dipahami melalui risiko ketergantungan dan keputusan menghindarinya.

Dalam bab ini kamu akan belajar:

  • menjelaskan pengertian zat aditif dan membedakannya dari bahan baku utama makanan;
  • mengelompokkan zat aditif berdasarkan asal dan fungsinya;
  • membaca label pangan sederhana untuk mengenali bahan tambahan dan membuat keputusan konsumsi;
  • menjelaskan pengertian zat adiktif serta contoh zat yang dapat menimbulkan ketergantungan;
  • menganalisis dampak zat adiktif terhadap tubuh, pikiran, keluarga, dan lingkungan;
  • menyusun pesan atau kampanye singkat untuk mengajak teman sebaya menghindari zat adiktif berbahaya.

Gunakan tab Teori untuk memahami konsep, tab Soal untuk latihan, dan tab Jawaban untuk mengecek pembahasan.

Pertanyaan Pemantik

Sebelum masuk ke teori, pikirkan pertanyaan berikut.

  1. Mengapa produsen menambahkan pemanis, pewarna, pengawet, atau penyedap pada makanan?
  2. Apakah semua zat aditif berbahaya? Bagaimana cara membedakan penggunaan yang wajar dan berisiko?
  3. Mengapa label komposisi pada kemasan makanan perlu dibaca, terutama jika makanan itu sering dikonsumsi?
  4. Mengapa rokok, vape, alkohol, dan narkoba dapat sulit ditinggalkan setelah seseorang terbiasa menggunakannya?
  5. Apa keputusan kecil yang dapat dilakukan remaja untuk melindungi diri dan teman dari zat adiktif?

Pertanyaan-pertanyaan itu menjadi jembatan untuk memahami bahwa sains dapat membantu kita memilih makanan dengan lebih bijak dan menolak zat yang membahayakan diri.