Ekologi dan Pelestarian Lingkungan
Hutan, sawah, sungai, kolam, taman sekolah, dan halaman rumah tidak hanya berisi makhluk hidup yang berdiri sendiri. Di dalamnya ada hubungan antara tumbuhan, hewan, jamur, bakteri, air, cahaya, udara, tanah, suhu, dan aktivitas manusia. Jika satu komponen berubah, komponen lain dapat ikut terkena dampaknya. Itulah sebabnya kerusakan hutan, sampah plastik, pencemaran sungai, atau perubahan cuaca yang ekstrem tidak dapat dipahami sebagai masalah tunggal.
Pada bab ini kamu akan mempelajari ekologi, yaitu ilmu tentang hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya. Kamu akan menelusuri pengaruh komponen biotik dan abiotik, aliran energi dalam rantai makanan dan jaring-jaring makanan, daur materi, berbagai bentuk interaksi makhluk hidup, dampak aktivitas manusia, perubahan iklim, serta upaya konservasi.

Gambar 1. Ekologi membantu kita memahami hubungan antar komponen lingkungan, sedangkan pelestarian lingkungan mengajak kita menjaga agar hubungan itu tetap seimbang.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:
- menjelaskan pengertian lingkungan, ekologi, dan ekosistem;
- membedakan komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem;
- menjelaskan pengaruh faktor abiotik seperti air, cahaya, suhu, pH, dan salinitas terhadap organisme;
- memberi contoh pengaruh komponen biotik terhadap kehidupan organisme;
- menjelaskan tingkatan organisasi ekologi dari individu sampai biosfer;
- menyusun rantai makanan dan menjelaskan peran produsen, konsumen, dan dekomposer;
- menjelaskan bahwa perpindahan energi antartingkat trofik tidak seluruhnya berpindah ke tingkat berikutnya;
- membaca jaring-jaring makanan dan memprediksi dampak jika satu populasi berubah;
- menjelaskan siklus air serta hubungan sederhana antara fotosintesis, respirasi, dan karbon dioksida;
- membedakan kompetisi, predasi, herbivori, mutualisme, komensalisme, dan parasitisme;
- menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem, seperti deforestasi, monokultur, polusi, dan penggunaan bahan bakar fosil;
- merancang aksi sederhana untuk mencegah pencemaran, mengurangi jejak karbon, dan mendukung konservasi lingkungan.
Pertanyaan Pemantik
- Apa yang terjadi pada tumbuhan jika air, cahaya, atau kondisi tanahnya berubah?
- Mengapa hilangnya satu jenis makhluk hidup dapat mengganggu rantai makanan?
- Mengapa sampah plastik di sungai dapat berdampak sampai ke laut?
- Apa hubungan antara penebangan hutan, peningkatan gas rumah kaca, dan perubahan iklim?
- Aksi nyata apa yang dapat dilakukan siswa untuk menjaga lingkungan sekolah atau rumah?
Gambaran Kegiatan
Kamu akan belajar melalui pengamatan ekosistem sekitar, pembacaan data, pembuatan model rantai makanan dan jaring-jaring makanan, diskusi kasus lingkungan, serta rancangan proyek konservasi sederhana. Kegiatan ini melatih kamu mengamati, mencatat data, membuat grafik atau model, menganalisis hubungan sebab-akibat, dan mengomunikasikan solusi berbasis bukti.