Kembali ke Kurikulum

Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah

Hakikat ilmu Sains dan metode ilmiah: cabang ilmu, laboratorium IPA, keselamatan kerja, identifikasi pertanyaan ilmiah, pengukuran, dan penyusunan laporan.

Tujuan Pembelajaran (6)
  • IPA-D.PI1Menganalisis konsep pengukuran dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • IPA-D.PI1.1Memetakan ragam cabang ilmu Sains beserta domain kajiannya beserta kontribusi para ilmuwannya bagi keseharian.
  • IPA-D.PI1.2Menggambarkan perbedaan laboratorium IPA dibanding ruang lain, mengenali aneka alat lab beserta fungsinya, sekaligus mengkritisi perilaku menjaga keamanan saat di lab.
  • IPA-D.PI1.3Memetakan pertanyaan yang bisa diteliti secara ilmiah, menyusun prediksi, sekaligus merancang langkah operasional untuk menjawabnya.
  • IPA-D.PI1.4Memanfaatkan alat ukur agar data terkumpul akurat sekaligus mewaspadai potensi keliru di setiap penyelidikan.
  • IPA-D.PI1.5Menyusun laporan ringkas dari percobaan sederhana memakai pendekatan metode ilmiah.

Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah

Sains membantu kita memahami gejala alam dan benda-benda di sekitar. Mengapa alas sepatu dibuat bertekstur? Mengapa tanaman yang kurang cahaya dapat tumbuh berbeda? Mengapa hasil pengukuran harus ditulis dengan satuan? Pertanyaan seperti ini dapat diselidiki dengan cara kerja ilmiah.

Pada bab ini kamu mulai berlatih menjadi pembelajar IPA di SMP. Kamu tidak hanya membaca penjelasan, tetapi juga belajar mengamati, bertanya, membuat dugaan sementara, merancang penyelidikan, melakukan pengukuran, mencatat data, dan menyampaikan hasilnya secara jelas.

Sains bukan hanya kumpulan jawaban. Sains adalah cara berpikir yang menggunakan bukti. Karena itu, sikap teliti, jujur terhadap data, hati-hati saat bekerja, terbuka terhadap masukan, dan berani memperbaiki kesimpulan sangat penting dalam belajar IPA.

Siswa SMP memulai penyelidikan sains

Gambar 1. Sains dimulai dari rasa ingin tahu, pengamatan, pengukuran, pencatatan data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan bukti.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:

  1. menjelaskan bahwa sains adalah ilmu pengetahuan tentang alam dan dunia fisik yang disusun secara sistematis;
  2. mengenali beberapa cabang sains, seperti biologi, fisika, kimia, geologi, astronomi, dan ekologi;
  3. menjelaskan perbedaan laboratorium IPA dengan ruang biasa serta fungsi beberapa alat laboratorium;
  4. menerapkan perilaku aman saat berada di laboratorium atau saat melakukan percobaan sederhana;
  5. membedakan pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan pertanyaan yang berupa pendapat pribadi;
  6. menuliskan hipotesis yang logis berdasarkan pengamatan;
  7. menentukan variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol pada penyelidikan sederhana;
  8. memilih alat ukur yang sesuai dan mencatat hasil pengukuran dengan satuan yang benar;
  9. menyajikan data dalam tabel atau grafik sederhana;
  10. menyusun laporan percobaan sederhana dengan urutan yang logis.

Pertanyaan Pemantik

  1. Apa perbedaan antara "menurut saya bagus" dan "dapat dibuktikan dengan data"?
  2. Mengapa ilmuwan perlu mengukur, bukan hanya menebak?
  3. Mengapa satu percobaan sebaiknya hanya menguji satu faktor utama?
  4. Mengapa aturan keselamatan di laboratorium harus dipatuhi meskipun percobaannya terlihat sederhana?
  5. Bagaimana data dapat membantu kita membuat kesimpulan yang lebih kuat?

Gambaran Kegiatan

Dalam bab ini, kamu akan belajar melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kamu akan mengamati lingkungan, memilih pertanyaan yang bisa diuji, mengenali variabel, memilih alat ukur, membaca data, dan menulis kesimpulan. Keterampilan ini akan digunakan kembali pada bab IPA berikutnya, misalnya saat mempelajari zat, makhluk hidup, suhu, gerak, ekologi, dan tata surya.