Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian I)
Setiap hari tubuhmu bekerja tanpa henti. Saat kamu makan, sistem pencernaan memecah makanan menjadi zat yang lebih sederhana. Saat kamu bergerak, berpikir, atau beristirahat, sistem peredaran darah mengantar oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh. Kedua sistem ini saling berhubungan: makanan yang baik perlu dicerna, lalu hasilnya perlu diedarkan agar tubuh tetap bertenaga dan sehat.
Pada bab ini kamu akan mempelajari makanan dan nutrisi, sistem pencernaan, serta sistem peredaran darah. Fokusnya bukan hanya menghafal nama organ, tetapi memahami hubungan struktur, fungsi, gangguan, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Kamu juga akan membaca informasi nilai gizi, membandingkan menu, dan menggunakan data sederhana untuk membuat keputusan yang lebih sehat.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:
- Menjelaskan hubungan sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme.
- Mengidentifikasi kelompok nutrien utama dalam makanan, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
- Menganalisis makanan yang baik dan seimbang berdasarkan kebutuhan energi.
- Membaca dan membandingkan informasi nilai gizi pada makanan.
- Menjelaskan struktur dan fungsi organ pada sistem pencernaan manusia.
- Membedakan pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi.
- Menghubungkan pola makan sehat dengan kesehatan sistem pencernaan.
- Menjelaskan struktur dan fungsi jantung, pembuluh darah, dan darah.
- Menjelaskan alur peredaran darah pulmonal dan sistemik.
- Mengaitkan cara kerja sistem peredaran darah dengan kebugaran tubuh dan gaya hidup.
- Menjelaskan contoh gangguan pada sistem pencernaan dan sistem peredaran darah.
- Menyusun saran pola makan dan aktivitas berdasarkan alasan ilmiah.
Pertanyaan Pemantik
Gunakan pertanyaan berikut untuk memulai penyelidikan.
- Mengapa tubuh tidak cukup hanya menerima makanan, tetapi harus mencerna dan mengedarkannya?
- Bagaimana cara mengetahui apakah sebuah menu sarapan cukup menunjang kegiatan belajar?
- Mengapa informasi nilai gizi penting saat memilih makanan kemasan?
- Apa yang terjadi jika makanan rendah serat sering dikonsumsi?
- Mengapa jantung berdetak lebih cepat setelah berlari?
- Bagaimana makanan tinggi lemak jenuh, gula, atau garam dapat memengaruhi pembuluh darah?
Gambaran Kegiatan
Pada bab ini kamu akan membaca data nutrisi, membandingkan makanan, mengamati model organ, dan menelusuri alur zat makanan dari mulut sampai ke sel tubuh. Beberapa kegiatan dapat dilakukan dengan model sederhana, misalnya model saluran pencernaan atau model pompa jantung dan pembuluh darah.
Di akhir bab, kamu akan membuat rekomendasi kebiasaan hidup sehat. Rekomendasi itu harus menyertakan alasan ilmiah: apa yang sebaiknya dimakan, aktivitas apa yang mendukung kesehatan, dan gangguan apa yang dapat dikurangi risikonya.