Kembali ke Kurikulum

Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan Ekskresi

Struktur dan fungsi tubuh II: sistem pernapasan dan ekskresi; gaya hidup vs kesehatan paru, dampak merokok (aktif/pasif), kesehatan organ ekskresi (ginjal-kulit-paru-hati).

Tujuan Pembelajaran (5)
  • IPA-D.PI8Menganalisis hubungan fungsi dan kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ.
  • IPA-D.PI8.1Mengkaji keterkaitan sistem pernapasan pada kebugaran tubuh maupun pola hidup.
  • IPA-D.PI8.2Memprediksi dampak merokok (aktif maupun pasif) bagi kesehatan paru-paru.
  • IPA-D.PI8.3Memberi saran atau solusi atas pola hidup yang berdampak terhadap kebugaran sistem pernapasan.
  • IPA-D.PI8.4Mengkaji keterkaitan sistem ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati) pada kebugaran tubuh.

Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II)

Tubuh tidak hanya membutuhkan makanan dan darah yang mengalir. Sel-sel tubuh juga membutuhkan oksigen, membuang karbon dioksida, mengatur kadar air, dan mengeluarkan zat sisa metabolisme. Karena itu, sistem pernapasan dan sistem ekskresi bekerja bersama menjaga tubuh tetap seimbang.

Pada bab ini kamu akan mempelajari organ pernapasan, mekanisme bernapas, pertukaran gas, dampak merokok aktif maupun pasif, serta organ ekskresi seperti ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Fokusnya bukan sekadar menghafal nama organ, tetapi menghubungkan struktur, fungsi, gangguan, dan keputusan hidup sehat.

Siswa mempelajari model paru-paru dan ginjal sebagai pengantar sistem pernapasan dan ekskresi

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan fungsi sistem pernapasan dalam pertukaran gas.
  2. Mengidentifikasi organ pernapasan dan fungsi utamanya.
  3. Menjelaskan peran hidung, trakea, bronkus, paru-paru, alveolus, dan diafragma.
  4. Menghubungkan perubahan volume rongga dada dengan proses inspirasi dan ekspirasi.
  5. Menjelaskan pertukaran gas O2\mathrm{O_2} dan CO2\mathrm{CO_2} di alveolus.
  6. Menganalisis dampak tar, karbon monoksida, dan nikotin bagi tubuh.
  7. Memprediksi dampak merokok aktif dan pasif terhadap kesehatan paru-paru.
  8. Memberi saran pola hidup yang mendukung kesehatan sistem pernapasan.
  9. Menjelaskan fungsi sistem ekskresi dalam menjaga homeostasis.
  10. Mengidentifikasi organ ekskresi: ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
  11. Menjelaskan cara ginjal menyaring darah dan menghasilkan urine.
  12. Mengaitkan kebiasaan minum, makanan, aktivitas, dan kebersihan dengan kesehatan organ ekskresi.

Pertanyaan Pemantik

Gunakan pertanyaan berikut untuk memulai penyelidikan.

  1. Mengapa tubuh perlu mengambil O2\mathrm{O_2} dan membuang CO2\mathrm{CO_2} terus-menerus?
  2. Mengapa napas terasa lebih cepat setelah berlari?
  3. Bagaimana asap rokok dapat mengganggu jalan napas dan peredaran darah?
  4. Mengapa orang yang tidak merokok tetap dapat terdampak asap rokok?
  5. Mengapa urine dapat menjadi lebih sedikit dan lebih pekat saat kita kurang minum?
  6. Mengapa paru-paru, kulit, ginjal, dan hati sama-sama dapat disebut organ ekskresi?

Gambaran Kegiatan

Kamu akan membaca diagram organ, menelusuri alur udara, membandingkan kondisi paru-paru, menganalisis data sederhana tentang karbon monoksida, dan menghubungkan kebiasaan sehari-hari dengan kesehatan tubuh. Pada bagian ekskresi, kamu akan melihat bagaimana ginjal menyaring darah, bagaimana kulit mengeluarkan keringat, dan bagaimana tubuh menjaga keseimbangan air.

Di akhir bab, kamu akan menyusun saran berbasis sains. Saran itu dapat berupa kampanye bahaya merokok, rencana menjaga kesehatan paru-paru, atau rekomendasi kebiasaan untuk membantu kerja ginjal dan organ ekskresi lainnya.