Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat
Kapal selam dapat bergerak di bawah laut, dongkrak hidrolik dapat mengangkat mobil, balon udara dapat naik, dan tensimeter dapat mengukur tekanan darah. Semua contoh itu terlihat berbeda, tetapi ada konsep yang sama di baliknya: tekanan.
Pada bab ini kamu akan mempelajari tekanan pada zat padat, zat cair, dan gas. Kamu juga akan menghubungkan konsep tekanan dengan teknologi dan tubuh makhluk hidup, mulai dari kapal selam, pompa hidrolik, pengangkutan air pada tumbuhan, sampai cara paru-paru mengembang dan mengempis.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan mampu:
- Menjelaskan tekanan sebagai gaya yang bekerja pada satuan luas bidang.
- Menggunakan hubungan untuk menganalisis tekanan pada zat padat.
- Menjelaskan pengaruh gaya dan luas bidang sentuh terhadap besar tekanan.
- Menjelaskan tekanan hidrostatis pada zat cair dan faktor yang memengaruhinya.
- Menggunakan hubungan pada soal sederhana.
- Menjelaskan gaya apung berdasarkan hukum Archimedes.
- Menganalisis kondisi terapung, melayang, dan tenggelam pada benda di dalam zat cair.
- Menjelaskan cara kapal selam mengatur kedalaman dengan mengubah massa totalnya.
- Menjelaskan tekanan gas pada percobaan sederhana dan balon udara.
- Menjelaskan hukum Pascal dan penerapannya pada dongkrak atau pompa hidrolik.
- Mengaitkan konsep tekanan dengan pengangkutan air dan nutrisi pada tumbuhan.
- Mengaitkan konsep tekanan dengan tekanan darah dan proses pernapasan manusia.
Pertanyaan Pemantik
Gunakan pertanyaan berikut untuk memulai penyelidikan.
- Mengapa menginjak kerikil kecil terasa lebih sakit daripada menginjak batu besar?
- Mengapa penyelam merasakan tekanan lebih besar ketika menyelam makin dalam?
- Mengapa kapal logam dapat mengapung, tetapi potongan logam pejal dapat tenggelam?
- Bagaimana kapal selam dapat terapung, melayang, dan tenggelam?
- Mengapa dongkrak hidrolik dapat mengangkat mobil dengan gaya yang relatif kecil?
- Mengapa paru-paru dapat mengembang saat kita menarik napas?
Gambaran Kegiatan
Pada bab ini kamu akan membaca contoh, menganalisis gambar, menghitung tekanan, dan menghubungkan konsep dengan alat atau fenomena sehari-hari. Kamu juga dapat mencoba aktivitas sederhana seperti membandingkan tekanan pada alas berbeda, mengamati semprotan air dari botol berlubang, membuat model kapal selam, dan membuat model paru-paru buatan.
Di akhir bab, kamu dapat merancang model kapal selam sederhana dari botol plastik. Rancangan itu perlu dijelaskan dengan alasan ilmiah: gaya beratnya bagaimana, gaya apungnya bagaimana, kapan model terapung, kapan melayang, dan kapan tenggelam.