Kembali ke Kurikulum

Bentuk Aljabar

Bentuk aljabar: variabel, suku, koefisien, konstanta, suku sejenis, substitusi nilai, bentuk ekuivalen, sifat operasi, dan pemodelan masalah kontekstual.

Tujuan Pembelajaran (6)
  • M-D.4Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar dan menggunakan operasi bentuk aljabar yang ekuivalen.
  • M-D.4.1Menuliskan kuantitas yang dinamis maupun yang tidak diketahui memakai variabel.
  • M-D.4.2Memetakan konstanta, koefisien, variabel, beserta suku pada suatu ungkapan aljabar sembari mengaitkannya dengan konteks.
  • M-D.4.3Menafsirkan nilai bentuk aljabar setelah variabelnya diisi nilai tertentu.
  • M-D.4.4Mengubah bentuk aljabar menjadi ungkapan ekuivalennya dengan memakai sifat komutatif, asosiatif, beserta distributif.
  • M-D.4.5Memodelkan persoalan menjadi bentuk aljabar lalu memakainya untuk memecahkan persoalan.

Bentuk Aljabar

Bentuk aljabar membantu kita menulis pola, kuantitas yang berubah, dan nilai yang belum diketahui dengan simbol.

Contoh:

3x+53x + 5

Jika xx menyatakan harga satu buku, maka 3x+53x + 5 dapat dibaca sebagai "harga 3 buku ditambah 5 satuan".

Peta konsep bentuk aljabar

Gambar: bentuk aljabar memakai variabel untuk mewakili nilai yang belum diketahui atau dapat berubah.

Dalam bab ini kamu akan belajar:

  • mengenali variabel, koefisien, konstanta, dan suku;
  • membedakan suku sejenis dan tidak sejenis;
  • menyederhanakan bentuk aljabar dengan menggabungkan suku sejenis;
  • melakukan substitusi nilai variabel;
  • menggunakan sifat komutatif, asosiatif, dan distributif untuk membuat bentuk ekuivalen;
  • menerjemahkan situasi sehari-hari menjadi bentuk aljabar.

Gunakan tab Teori untuk memahami konsep, tab Soal untuk latihan, dan tab Jawaban untuk mengecek pembahasan.