Bentuk Aljabar
1. Apa Itu Bentuk Aljabar?
Bentuk aljabar adalah ungkapan matematika yang memuat bilangan, variabel, dan operasi hitung.
Contoh:
Pada bentuk tersebut, x adalah variabel. Variabel dapat mewakili nilai yang belum diketahui atau nilai yang dapat berubah.
Contoh dalam konteks:
Jika x menyatakan harga 1 buku, maka 3x+5.000 dapat menyatakan harga 3 buku ditambah biaya sampul Rp5.000.

Gambar: bentuk aljabar memakai simbol untuk menulis kuantitas yang belum diketahui atau dapat berubah.
2. Unsur-Unsur Bentuk Aljabar
Perhatikan bentuk aljabar:
4x−2y+7
Unsur-unsurnya:
| Unsur |
Contoh |
Makna |
| Variabel |
x, y |
simbol untuk nilai yang belum diketahui atau berubah |
| Koefisien |
4, −2 |
bilangan yang mengalikan variabel |
| Konstanta |
7 |
bilangan tanpa variabel |
| Suku |
4x, −2y, 7 |
bagian yang dipisahkan oleh tanda tambah atau kurang |

Gambar: satu bentuk aljabar dapat terdiri dari beberapa suku dengan variabel, koefisien, dan konstanta.
Catatan penting:
- Pada x, koefisiennya adalah 1.
- Pada −x, koefisiennya adalah −1.
- Tanda negatif melekat pada sukunya. Pada 5x−3, suku keduanya adalah −3, bukan hanya 3.
3. Suku Sejenis
Suku sejenis adalah suku yang memiliki variabel sama dan pangkat variabel sama.
Contoh suku sejenis:
3x,5x,−x
Contoh suku tidak sejenis:
3x,3y,3x2
Suku sejenis dapat dijumlahkan atau dikurangkan dengan menjumlahkan koefisiennya.
Contoh:
3x+2x−x=(3+2−1)x=4x

Gambar: hanya suku yang sejenis yang dapat digabungkan langsung.
4. Menyederhanakan Bentuk Aljabar
Untuk menyederhanakan bentuk aljabar, gabungkan suku sejenis.
Contoh:
5x+3+2x−7
Kelompokkan suku sejenis:
5x+2x+3−7
Hitung:
Jadi:
5x+3+2x−7=7x−4
Contoh dengan dua variabel:
4a−3b+2a+5b
Gabungkan suku a dengan a, dan b dengan b:
(4a+2a)+(−3b+5b)=6a+2b
5. Substitusi Nilai
Substitusi berarti mengganti variabel dengan nilai tertentu.
Contoh:
Tentukan nilai 2x+3 jika x=5.
Ganti x dengan 5:
2(5)+3=10+3=13

Gambar: substitusi mengganti variabel dengan nilai tertentu, lalu ekspresi dihitung.
Contoh lain:
Jika a=2 dan b=−3, tentukan nilai:
Substitusi:
4(2)−2(−3)=8+6=14
6. Bentuk Ekuivalen
Dua bentuk aljabar disebut ekuivalen jika nilainya selalu sama untuk setiap nilai variabel yang sama.
Contoh:
ekuivalen dengan:
Karena untuk nilai x apa pun, hasilnya sama.
Contoh bentuk tidak ekuivalen:
tidak ekuivalen dengan:
Misalnya jika x=1:
3(1)+2=5
Terlihat sama untuk x=1, tetapi jika x=2:
3(2)+2=8
Jadi tidak selalu sama.
7. Sifat Operasi pada Bentuk Aljabar
Sifat Komutatif
Urutan penjumlahan atau perkalian dapat ditukar.
x+3=3+x
2×x=x×2
Sifat Asosiatif
Pengelompokan pada penjumlahan atau perkalian dapat diubah.
(x+2)+5=x+(2+5)
Sifat Distributif
Perkalian dapat didistribusikan ke penjumlahan atau pengurangan.
a(b+c)=ab+ac
Contoh:
3(x+4)=3x+12

Gambar: sifat distributif dapat dipahami sebagai luas persegi panjang yang dibagi menjadi beberapa bagian.
8. Operasi Bentuk Aljabar
Penjumlahan dan Pengurangan
Gabungkan hanya suku sejenis.
(2x+5)+(3x−1)
=2x+3x+5−1
Untuk pengurangan, hati-hati dengan tanda.
(4x+7)−(x−2)
=4x+7−x+2
Perkalian Sederhana
Gunakan sifat distributif.
2(3x+4)=6x+8
Contoh lain:
−3(x−5)=−3x+15
9. Pemodelan Masalah dengan Bentuk Aljabar
Aljabar dipakai untuk menerjemahkan situasi menjadi ekspresi matematika.
Contoh:
Harga 1 pensil adalah p rupiah. Harga 4 pensil dan 1 penghapus Rp3.000 adalah:
4p+3.000
Contoh lain:
Umur Dina sekarang n tahun. Umur Dina 5 tahun lagi:
Tiga kali umur Dina 5 tahun lagi:
Perhatikan bahwa:
3(n+5)=3n+15
Keduanya ekuivalen, tetapi bentuk pertama lebih dekat dengan cerita, sedangkan bentuk kedua sudah disederhanakan.
10. Simulasi yang Relevan
Gunakan simulasi berikut untuk menguatkan pemahaman:
Ringkasan
- Bentuk aljabar memuat bilangan, variabel, dan operasi.
- Variabel mewakili nilai yang belum diketahui atau dapat berubah.
- Koefisien adalah bilangan yang mengalikan variabel.
- Konstanta adalah suku tanpa variabel.
- Suku sejenis dapat digabungkan dengan menjumlahkan koefisiennya.
- Substitusi mengganti variabel dengan nilai tertentu.
- Bentuk ekuivalen memiliki nilai yang sama untuk setiap nilai variabel.
- Sifat komutatif, asosiatif, dan distributif membantu menyederhanakan bentuk aljabar.