Rasio
1. Pengertian Rasio
Rasio adalah perbandingan antara dua atau lebih kuantitas.
Jika ada 2 sendok cat merah dan 3 sendok cat kuning, rasionya:
Rasio tersebut dibaca "2 banding 3". Artinya, untuk setiap 2 bagian merah, ada 3 bagian kuning.

Gambar: rasio harus jelas membandingkan kuantitas apa dengan kuantitas apa.
2. Bentuk Penulisan Rasio
Rasio dapat ditulis dalam beberapa bentuk:
| Bentuk |
Contoh |
Makna |
| Notasi rasio |
2:3 |
2 bagian dibanding 3 bagian |
| Pecahan |
32 |
dapat dipakai untuk membandingkan 2 terhadap 3 |
| Kalimat |
2 dari setiap 3 |
perbandingan dalam konteks |
| Persen |
40% |
biasanya bagian terhadap keseluruhan |
Penting: bentuk 32 dalam rasio tidak selalu berarti "2 dari 3 keseluruhan". Konteksnya harus dibaca.
Contoh:
- Merah : kuning = 2:3 berarti merah dibanding kuning.
- Merah : semua cat = 2:5 berarti merah dibanding total cat.
3. Bagian dengan Bagian dan Bagian dengan Keseluruhan
Misalkan ada 2 bola biru dan 3 bola hijau.
Jumlah semua bola:
Rasio bagian dengan bagian:
biru:hijau=2:3
Rasio bagian dengan keseluruhan:
biru:semua=2:5
Jadi, 2:3 dan 2:5 sama-sama benar, tetapi membandingkan hal yang berbeda.
4. Rasio Setara
Rasio setara adalah rasio yang nilainya sama walaupun angkanya berbeda.
Contoh:
2:3=4:6=6:9
Sebab setiap sisi dikalikan bilangan yang sama.

Gambar: rasio 2:3 dan 4:6 setara karena kedua sisi dikalikan 2.
Untuk menyederhanakan rasio, bagi semua bagian dengan FPB-nya.
Contoh:
FPB dari 12 dan 18 adalah 6, maka:
12:18=2:3
5. Selisih Berbeda dengan Rasio
Selisih melihat perbedaan dengan pengurangan. Rasio melihat perbandingan dengan perkalian atau pembagian.
Contoh:
- Pasangan A: 4 dan 8, selisihnya 4, rasionya 4:8=1:2.
- Pasangan B: 8 dan 12, selisihnya 4, rasionya 8:12=2:3.
Selisihnya sama, tetapi rasionya berbeda.

Gambar: dua pasangan dapat memiliki selisih sama, tetapi rasio berbeda.
6. Proporsi
Proporsi adalah pernyataan bahwa dua rasio setara.
Contoh:
2:3=8:12
Dalam bentuk pecahan:
32=128
Untuk mengecek proporsi, kita dapat memakai perkalian silang.
32=128
Cek:
2×12=24
3×8=24
Karena hasilnya sama, kedua rasio tersebut setara.
7. Perbandingan Senilai
Perbandingan senilai terjadi ketika dua kuantitas naik atau turun bersama dengan faktor yang sama.
Contoh:
Jika 1 kg apel seharga Rp18.000, maka 3 kg apel seharga:
3×18.000=54.000
Semakin banyak kilogram apel, semakin besar harga totalnya. Hubungannya senilai.
Tabelnya:
| Apel |
Harga |
| 1 kg |
Rp18.000 |
| 2 kg |
Rp36.000 |
| 3 kg |
Rp54.000 |
| 4 kg |
Rp72.000 |
Rasio harga terhadap massa tetap:
118.000=236.000=354.000
8. Perbandingan Berbalik Nilai
Perbandingan berbalik nilai terjadi ketika satu kuantitas naik, kuantitas lain turun agar hasil kalinya tetap.
Contoh:
Sebuah pekerjaan selesai dalam 12 hari oleh 2 pekerja. Jika pekerjanya menjadi 4 orang dengan kemampuan sama, waktunya menjadi:
12×42=6
Jadi pekerjaan selesai dalam 6 hari.
Pada situasi ini, semakin banyak pekerja, waktu yang dibutuhkan semakin sedikit.
9. Laju Perubahan dan Rasio Satuan
Rasio juga dipakai untuk menyatakan laju perubahan atau nilai per satuan.
Contoh:
- kecepatan: 60 km per jam;
- harga: Rp12.000 per kg;
- aliran air: 3 liter per menit;
- kurs: Rp15.000 per 1 dolar.
Jika sebuah sepeda menempuh 18 km dalam 3 jam, kecepatannya:
3 jam18 km=6 km/jam
10. Skala Peta
Skala peta adalah rasio antara jarak pada peta dan jarak sebenarnya.
Contoh:
1:50.000
Artinya 1 cm pada peta mewakili 50.000 cm pada keadaan sebenarnya.

Gambar: skala peta menghubungkan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya.
Jika jarak A ke B pada peta adalah 6 cm dan skalanya 1:50.000, maka jarak sebenarnya:
6×50.000=300.000 cm
Karena 100.000 cm = 1 km, maka:
300.000 cm=3 km
11. Rasio Tiga Kuantitas
Rasio dapat membandingkan lebih dari dua kuantitas.
Contoh:
tepung:gula:telur=4:2:1
Jika telurnya 3, maka faktor pengalinya 3:
4:2:1→12:6:3

Gambar: pada proporsi resep, semua bahan dikalikan faktor yang sama agar rasio tetap.
12. Simulasi yang Relevan
Gunakan simulasi berikut untuk menguatkan pemahaman:
Ringkasan
- Rasio membandingkan dua atau lebih kuantitas.
- Rasio harus dibaca bersama konteksnya: bagian dengan bagian atau bagian dengan keseluruhan.
- Rasio setara dibuat dengan mengalikan atau membagi semua bagian dengan bilangan yang sama.
- Selisih dan rasio berbeda: selisih memakai pengurangan, rasio memakai perkalian/pembagian.
- Proporsi adalah kesetaraan dua rasio.
- Perbandingan senilai naik atau turun bersama; perbandingan berbalik nilai bergerak berlawanan.
- Skala peta, resep, harga satuan, kecepatan, dan kurs adalah contoh penggunaan rasio.