Kembali ke Kurikulum

Rasio

Rasio: konsep dan bentuk penulisan, rasio bagian-keseluruhan, rasio setara, beda dengan selisih, proporsi, laju perubahan, skala peta, dan konteks resep.

Tujuan Pembelajaran (6)
  • M-D.2Menggunakan rasio, faktor skala, proporsi, dan laju perubahan untuk membandingkan kuantitas serta menyelesaikan masalah kontekstual.
  • M-D.2.1Menerangkan konsep rasio, ragam bentuknya (a:b, pecahan, persen), beserta pemanfaatannya dalam keseharian.
  • M-D.2.2Membedakan antara selisih (perbandingan secara penjumlahan) dibanding rasio (perbandingan secara perkalian).
  • M-D.2.3Memakai rasio bersama laju perubahannya untuk memecahkan persoalan.
  • M-D.2.4Memakai faktor skala untuk memecahkan persoalan terkait perbandingan dan laju perubahan (peta, denah).
  • M-D.2.5Mengaitkan rasio ekuivalen dengan konsep proporsi untuk memecahkan persoalan keseharian.

Rasio

Rasio digunakan untuk membandingkan dua atau lebih kuantitas. Misalnya, jika campuran cat memakai 2 sendok merah dan 3 sendok kuning, rasionya dapat ditulis:

2:32 : 3

Rasio tidak hanya muncul di matematika. Kita menemukannya pada resep, peta, kecepatan, harga per satuan, peluang sederhana, skala model, dan perbandingan data.

Rasio dalam kehidupan sehari-hari

Gambar: rasio muncul dalam banyak situasi sehari-hari, seperti campuran, peta, resep, harga satuan, dan laju perubahan.

Dalam bab ini kamu akan belajar:

  • memahami makna rasio dan bentuk penulisannya;
  • membedakan rasio bagian-dengan-bagian dan bagian-dengan-keseluruhan;
  • membedakan rasio dari selisih;
  • membuat rasio setara;
  • menyelesaikan masalah proporsi;
  • menggunakan rasio pada laju perubahan, skala peta, dan resep;
  • mengecek apakah dua situasi memiliki perbandingan yang sama.

Gunakan tab Teori untuk memahami konsep, tab Soal untuk latihan, dan tab Jawaban untuk mengecek pembahasan.