Persamaan Garis Lurus
1. Ide Dasar Persamaan Garis Lurus
Persamaan garis lurus adalah persamaan yang grafik semua penyelesaiannya membentuk satu garis lurus pada bidang koordinat. Pada tingkat SMP, bentuk yang paling sering dipakai adalah:
Pada bentuk ini:
- x dan y adalah variabel;
- m adalah gradien atau kemiringan garis;
- c adalah titik potong garis dengan sumbu-y.

Gambar: persamaan garis lurus menghubungkan tabel nilai, grafik, gradien, bentuk persamaan, dan masalah kontekstual.
Contoh:
Jika x=0, maka y=1. Jika x=1, maka y=3. Jika x=2, maka y=5. Pasangan (0,1), (1,3), dan (2,5) berada pada satu garis yang sama.
2. Koordinat Cartesius
Bidang koordinat Cartesius mempunyai dua sumbu:
- sumbu-x mendatar;
- sumbu-y tegak.
Titik ditulis sebagai pasangan berurutan (x,y). Angka pertama menunjukkan posisi mendatar, sedangkan angka kedua menunjukkan posisi tegak.

Gambar: titik-titik pada bidang koordinat dapat dihubungkan untuk melihat apakah membentuk garis lurus.
Contoh titik (3,2) berarti bergerak 3 satuan ke kanan dari titik asal, lalu 2 satuan ke atas.
3. Menggambar Garis dari Persamaan
Untuk menggambar garis dari persamaan, salah satu cara paling aman adalah membuat tabel nilai.
Misalkan:
Pilih beberapa nilai x, lalu hitung nilai y.
| x |
y=2x+1 |
Titik |
| −1 |
−1 |
(−1,−1) |
| 0 |
1 |
(0,1) |
| 1 |
3 |
(1,3) |
| 2 |
5 |
(2,5) |
Setelah titik-titik itu digambar pada bidang koordinat, hubungkan titik-titiknya. Karena persamaannya linier, titik-titik tersebut terletak pada satu garis lurus.

Gambar: tabel nilai membantu menentukan titik-titik yang kemudian membentuk grafik garis lurus.
Titik Potong Sumbu
Titik potong dengan sumbu-y diperoleh saat x=0.
Titik potong dengan sumbu-x diperoleh saat y=0.
Contoh:
y=−2x+6
Titik potong sumbu-y:
x=0⇒y=6
Jadi, titiknya (0,6).
Titik potong sumbu-x:
0=−2x+6
Jadi, titiknya (3,0).
4. Gradien sebagai Kemiringan
Gradien menunjukkan seberapa miring suatu garis. Jika garis melalui dua titik (x1,y1) dan (x2,y2), gradiennya adalah:
m=x2−x1y2−y1
Syaratnya, x2=x1.

Gambar: gradien membandingkan perubahan vertikal dengan perubahan horizontal.
Contoh: garis melalui titik (1,2) dan (4,8). Maka:
m=4−18−2
m=36=2
Artinya, setiap x bertambah 1, nilai y bertambah 2.
Makna Tanda Gradien
| Gradien |
Bentuk garis |
Makna |
| m>0 |
naik ke kanan |
y bertambah saat x bertambah |
| m<0 |
turun ke kanan |
y berkurang saat x bertambah |
| m=0 |
mendatar |
nilai y tetap |
| tidak terdefinisi |
tegak |
nilai x tetap |
5. Bentuk Persamaan Garis
Ada beberapa bentuk persamaan garis lurus yang sering digunakan.

Gambar: informasi yang diketahui menentukan bentuk persamaan garis yang paling nyaman dipakai.
Bentuk Gradien dan Titik Potong
Bentuk ini langsung menunjukkan gradien m dan titik potong sumbu-y di (0,c).
Contoh:
Gradiennya 3 dan titik potong sumbu-y adalah (0,−4).
Bentuk Titik-Gradien
Jika diketahui satu titik (x1,y1) dan gradien m, gunakan:
y−y1=m(x−x1)
Contoh: garis melalui (2,5) dengan gradien 3.
y−5=3(x−2)
y−5=3x−6
Bentuk Dua Titik
Jika diketahui dua titik, cari gradien terlebih dahulu, lalu gunakan bentuk titik-gradien.
Contoh: garis melalui (1,4) dan (3,8).
Gradien:
m=3−18−4=24=2
Gunakan titik (1,4):
y−4=2(x−1)
y−4=2x−2
6. Garis Sejajar, Berpotongan, dan Tegak Lurus
Dua garis dapat dibandingkan melalui gradiennya.

Gambar: garis sejajar memiliki kemiringan sama, sedangkan garis tegak lurus saling membentuk sudut siku-siku.
Misalkan garis pertama memiliki gradien m1, dan garis kedua memiliki gradien m2.
| Hubungan garis |
Syarat gradien |
| sejajar |
m1=m2 |
| berpotongan |
m1=m2 |
| tegak lurus |
m1×m2=−1 |
Contoh:
Garis g memiliki gradien 2. Garis yang sejajar dengan g juga memiliki gradien 2.
Garis yang tegak lurus dengan g memiliki gradien:
m=−21
karena:
2×(−21)=−1
7. Model Kontekstual Garis Lurus
Persamaan garis lurus sering muncul ketika perubahan terjadi dengan laju tetap.

Gambar: nilai yang berubah tetap setiap periode dapat dimodelkan sebagai garis lurus.
Contoh: sebuah tabungan mula-mula berisi Rp50.000. Setiap minggu ditambah Rp10.000. Jika banyak minggu dinyatakan dengan x dan jumlah tabungan dinyatakan dengan y, maka:
y=10.000x+50.000
Gradien 10.000 bermakna tabungan bertambah Rp10.000 setiap minggu. Titik potong sumbu-y adalah 50.000, yaitu jumlah awal saat x=0.
Contoh lain: nilai suatu alat mula-mula Rp2.000.000 dan turun Rp150.000 setiap tahun. Jika umur alat x tahun dan nilai alat y, maka:
y=−150.000x+2.000.000
Gradien negatif menunjukkan bahwa nilai alat berkurang setiap tahun.
8. Ringkasan
Hal penting dalam persamaan garis lurus:
- Grafik persamaan linier berbentuk garis lurus.
- Bentuk y=mx+c menunjukkan gradien m dan titik potong sumbu-y di (0,c).
- Gradien dua titik adalah m=x2−x1y2−y1.
- Jika diketahui titik dan gradien, gunakan y−y1=m(x−x1).
- Garis sejajar memiliki gradien sama.
- Garis tegak lurus memiliki hasil kali gradien −1.