Kembali ke Kurikulum

Capaian Pembelajaran — Matematika Fase B

Fase B adalah lompatan besar setelah Fase A. Bilangan cacah berkembang dari 100 ke 10.000, dan dua operasi baru masuk: perkalian dan pembagian. Anak mulai mengisi kalimat matematika dengan nilai yang belum diketahui (mis. 10 + ... = 19) sebagai pengantar aljabar.

Pengukuran naik dari satuan tidak baku ke satuan baku (cm, m, g, kg) plus hubungan antarsatuan. Geometri mendeskripsikan ciri bangun datar (sisi, sudut, garis sejajar/tegak lurus). Analisis data berkembang dari piktogram sederhana ke diagram batang dan tabel.

Pecahan dipelajari lebih serius: membandingkan dan mengurutkan pecahan berpembilang sama atau berpenyebut sama, serta mengenali pecahan senilai. Akhir Fase B, peserta didik mulai mengenal bilangan desimal (persepuluhan, perseratusan) dan menghubungkannya dengan persen.

Bilangan

Membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, dan komposisi-dekomposisi bilangan cacah sampai 10.000. Operasi penjumlahan dan pengurangan sampai 1.000; perkalian dan pembagian sampai 100. Menyelesaikan masalah uang dengan satuan ribuan. Pecahan: membandingkan, mengurutkan, dan mengenali pecahan senilai. Bilangan desimal persepuluhan dan perseratusan, serta hubungannya dengan persen.

Aljabar

Mengisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika sederhana (mis. ... + 7 = 12). Mengenali, meniru, dan mengembangkan pola gambar/objek dan pola bilangan yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan sampai 100.

Pengukuran

Mengukur panjang dan berat benda dengan satuan baku (cm, m, g, kg). Menentukan hubungan antarsatuan panjang (1 m = 100 cm). Mengukur dan mengestimasi luas dan volume dengan satuan tidak baku dan baku berupa bilangan cacah.

Geometri

Mendeskripsikan ciri bangun datar (segiempat, segitiga, segibanyak): jumlah sisi, jumlah sudut, sudut siku-siku, garis tegak lurus, garis sejajar. Menyusun dan mengurai bangun datar dengan lebih dari satu cara.

Analisis Data dan Peluang

Mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan).


Catatan: narasi disusun sebagai pengantar pedagogis untuk platform simu.konsep.com. Bukan salinan dokumen Kurikulum Merdeka resmi.