Kembali ke Kurikulum

Capaian Pembelajaran — Seni Tari Fase A

Pada akhir fase, peserta didik mampu mengamati, mengidentifikasi, dan mengembangkan unsur utama tari, gerak di tempat, dan gerak berpindah sebagai pengetahuan dasar dalam meragakan gerak tari yang ditunjukkan sesuai norma atau perilaku. Peserta didik mampu menerima proses pembelajaran sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.

Mengalami (Experiencing)

Pada akhir fase ini, peserta didik mengamati bentuk tari sebagai media komunikasi serta dapat mengungkapkan perbedaan gerak tari dan gerak sehari-hari, agar dapat mengembangkan kesadaran diri dalam mengeksplorasi gerak sehari-hari menjadi gerak tari yang memiliki unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah.

Merefleksikan (Reflecting)

Pada akhir fase ini, peserta didik mengenal dan menilai dengan mengidentifikasi unsur utama tari meliputi gerak, ruang, tenaga, waktu, gerak di tempat dan gerak berpindah serta mengemukakan pencapaian diri secara lisan, tulisan, dan kinestetik.

Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)

Pada akhir fase ini, peserta didik meragakan hasil gerak berdasarkan norma/perilaku yang sesuai dalam menari dengan keyakinan dan percaya diri saat mengekspresikan ide, perasaan kepada penonton atau lingkungan sekitar.

Menciptakan (Making/Creating)

Pada akhir fase, peserta didik mengembangkan unsur utama tari (gerak, ruang, waktu dan tenaga), gerak di tempat dan gerak berpindah untuk membuat gerak sederhana yang memiliki kesatuan gerak yang indah.

Berdampak (Impacting)

Pada akhir fase, peserta didik menerima proses pembelajaran sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan antusiasme yang berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.