Capaian Pembelajaran — Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Fase F
Pada akhir Fase F, peserta didik memahami, menerapkan, menganalisis, beserta mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya beserta humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, beserta peradaban; menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Sejarah Suci
Peserta didik memperjelas Nabi Kongzi sebagai Tian Zhi Mu Duo, mengamalkan prinsip-prinsip moral yang diajarkan Mengzi, memperjelas peta sejarah perkembangan agama Khonghucu pada zaman Neo Confucianism, memperjelas Kisah Raja Suci Yao dan Shun, menganalisis situs sejarah agama Khonghucu di Indonesia beserta Tiongkok, mengaitkan kontribusi sejarah ajaran Khonghucu pada perdamaian dunia, menganalisis kisah Nabi Yī Yǐn, beserta menganalisis jabatan yang pernah diemban oleh Nabi Kongzi pada zaman Chunqiu.
Kitab Suci
Peserta didik memilih seluruh ayat yang terdapat dalam kitab Sìshū yang berkaitan dengan Lima Kebajikan, memilih seluruh ayat yang terdapat dalam kitab Wŭjīng yang berkaitan dengan Lima Hubungan Kemasyarakatan, mengamalkan kitab suci yang pokok (Sìshū) dan kitab suci yang mendasari (Wŭjīng), beserta menganalisis seluruh ayat suci yang terdapat dalam kitab Sìshū yang berkaitan dengan cita-cita Nabi Kongzi beserta Masyarakat Kebersamaan Agung (Dà Tóng).
Keimanan
Peserta didik meyakini persembahyangan kepada Tian, meyakini persembahyangan kepada Nabi Kongzi, meyakini persembahyangan kepada leluhur, mengamalkan sikap hidup Zhōng-Shù, menghayati sikap dan karakter Jūnzĭ sebagai pedoman hidup di dunia, beserta menghayati bahwa manusia sebagai co-creator yang diciptakan oleh Tian untuk membantu mengharmoniskan seluruh alam semesta.
Tata Ibadah
Peserta didik menampilkan upacara-upacara persembahyangan kepada leluhur, menampilkan upacara (sembahyang) kepada para Suci (Shén Míng), memperjelas upacara persembahyangan kepada Tian, Nabi, beserta leluhur, menganalisis makna agamis Xīnchūn (tahun baru Kŏngzĭlì) serta kaitannya dengan tradisi maupun budaya, menetapkan makna beserta kategori seluruh ritual persembahyangan agama Khonghucu yang dilakukan dalam satu tahun, beserta membedakan atribut yang digunakan oleh rohaniwan Khonghucu dalam melakukan persembahyangan.
Perilaku Jūnzĭ
Peserta didik menampilkan perilaku hormat kepada orang tua sebagai bentuk laku bakti, memberikan sumbangan dana untuk bakti sosial bagi saudara sebangsa pada momentum Hari Persaudaraan, memperjelas nilai-nilai perilaku bakti kepada orang tua, menampilkan perilaku berlandaskan cintakasih beserta kebenaran, menganalisis konsep pembinaan diri sebagai kewajiban pokok setiap manusia, membuktikan Xiào sebagai pokok kebajikan, mengevaluasi pentingnya pendidikan beserta belajar untuk menggenapi kodrat suci kemanusiaan, menganalisis makna sikap hidup "Tengah Sempurna", mengaplikasikan sikap beserta perilaku berlandaskan Zhōng dan Shù, menghayati semangat suka belajar, beserta mengaplikasikan konsep Masyarakat Kebersamaan Agung dengan komunitas lintas agama.
Dokumen CP ini paraphrase dari cp-atp-c/data/cp/sma/pendidikan-agama-khonghucu-dan-budi-pekerti/fase-F.md (BSKAP). Disusun sebagai pengantar pedagogis.