Kembali ke Kurikulum

Capaian Pembelajaran — Sejarah Fase F

Pada Fase F, peserta didik di Kelas XI dan XII mampu mengembangkan konsep-konsep dasar sejarah untuk mengkaji peristiwa sejarah dalam lintasan lokal, nasional, dan global. Melalui literasi, diskusi, kunjungan langsung ke tempat bersejarah, dan penelitian berbasis proyek kolaboratif, peserta didik mampu menganalisis serta mengevaluasi berbagai peristiwa sejarah yang terjadi di Indonesia yang dapat dikaitkan dengan peristiwa lain di dunia pada periode yang sama. Topik yang dibahas meliputi:

  • Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia
  • Pergerakan Kebangsaan Indonesia
  • Pendudukan Jepang di Indonesia
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
  • Pemerintahan Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin
  • Pemerintahan Orde Baru
  • Pemerintahan Reformasi

Kelas XI

Peserta didik di Kelas XI mampu menggunakan sumber primer dan/atau sekunder untuk melakukan penelitian sejarah secara diakronis dan/atau sinkronis, kemudian mengomunikasikannya dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau media lain. Peserta didik juga mampu menggunakan keterampilan sejarah untuk menjelaskan, menganalisis, dan mengevaluasi peristiwa sejarah, serta memaknai nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kelas XII

Peserta didik di Kelas XII mampu menggunakan sumber primer dan sekunder untuk melakukan penelitian sejarah secara sinkronis dan/atau diakronis, kemudian mengomunikasikannya dalam bentuk lisan, tulisan, dan/atau media lain. Peserta didik juga mampu menggunakan keterampilan sejarah untuk menjelaskan, menganalisis, dan mengevaluasi peristiwa sejarah dari berbagai perspektif, serta mengaktualisasikan minat bakatnya dalam bidang sejarah melalui studi lanjutan atau kegiatan kesejarahan di luar sekolah.

Keterampilan Sejarah

Sepanjang Fase F, peserta didik dilatih:

  1. Mencari dan memilah sumber sejarah — primer (dokumen, artefak, kesaksian) dan sekunder (buku, artikel, kajian).
  2. Berpikir kronologis dan sinkronis — diakronis (urutan waktu) dan sinkronis (potret satu masa).
  3. Menganalisis sebab-akibat dari peristiwa sejarah.
  4. Mengevaluasi dari berbagai perspektif — memahami beragam sudut pandang dalam suatu peristiwa.
  5. Mengomunikasikan hasil penelitian — esai, presentasi, video, peta konsep, dll.
  6. Mengambil makna dan nilai dari sejarah untuk kehidupan kini.