Capaian Pembelajaran — IPA Fase D
Fase D IPA menjembatani rasa ingin tahu anak tentang dunia fisik, hayati, dan luar angkasa — dari pengalaman sehari-hari ke konsep yang lebih terstruktur. Peserta didik mulai mengenal metode ilmiah: bertanya, merancang percobaan, mengamati, mencatat, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan.
Fokus Fase D: (1) zat dan perubahannya, (2) gerak, gaya, dan energi, (3) makhluk hidup dan lingkungannya, serta (4) bumi dan tata surya. Peserta didik dituntun untuk menghubungkan konsep IPA dengan fenomena nyata di sekitar mereka.
Pemahaman IPA
Peserta didik memahami hakikat ilmu sains, metode ilmiah, dan pengukuran. Pada aspek fisika, dipelajari zat dan perubahannya (wujud, sifat, perubahan), suhu-kalor-pemuaian, serta gerak dan gaya. Pada aspek biologi, dipelajari karakteristik dan klasifikasi makhluk hidup serta ekologi dan pelestarian lingkungan. Pada aspek astronomi, dipelajari bumi dan tata surya — gerak bumi, bulan, matahari, dan pengaruhnya pada kehidupan sehari-hari.
Keterampilan Proses
Peserta didik dapat merumuskan pertanyaan investigasi, merancang percobaan sederhana, menggunakan alat ukur (penggaris, neraca, termometer, stopwatch), mencatat data secara sistematis, mengolah data dalam tabel atau grafik, menarik kesimpulan berdasarkan bukti, dan mengkomunikasikan hasil dengan istilah sains yang tepat.
Catatan: narasi disusun sebagai pengantar pedagogis untuk platform simu.konsep.com. Bukan salinan dokumen Kurikulum Merdeka resmi.