FisikaIPA

Laboratorium Gravitasi dan Orbit

Cara Penggunaan

  • 1Mulailah dari susunan Matahari dan Bumi lalu amati orbit lingkarannya.
  • 2Nyalakan panah kecepatan dan perhatikan arahnya selalu menyinggung lintasan.
  • 3Tekan lalu seret pada bidang kosong untuk melemparkan benda baru.
  • 4Coba lemparan yang terlalu pelan dan amati bendanya jatuh ke pusat.
  • 5Coba lemparan yang terlalu kencang dan amati bendanya lepas menjauh.
  • 6Pilih susunan komet lalu bandingkan lajunya di titik terdekat dan titik terjauh.
  • 7Amati panel kekekalan energi selama simulasi berjalan lama.

Tentang Simulasi

Lima susunan benda langit disediakan, dari Matahari dengan satu planet berorbit lingkaran sempurna sampai bintang ganda yang mengelilingi pusat massa bersama dan komet berorbit sangat lonjong. Gerak tiap benda tidak digambar dari lintasan yang sudah ditentukan, melainkan diselesaikan dari hukum gravitasi Newton pada tiap langkah waktu, sehingga tabrakan, lemparan, dan orbit yang gagal semuanya muncul dengan sendirinya. Pengguna dapat menekan lalu menyeret pada bidang gambar untuk melemparkan benda baru, dengan arah dan panjang seretan menentukan kecepatan awalnya seperti menarik ketapel. Dari situ terlihat langsung bahwa orbit adalah perpaduan tarikan ke pusat dengan kecepatan menyamping: terlalu lambat membuat benda jatuh, terlalu cepat membuatnya lepas. Energi total sistem ditampilkan berikut pergeserannya terhadap nilai awal, sehingga kekekalan energi bukan sekadar dinyatakan melainkan dapat diperiksa sendiri sepanjang simulasi berjalan.

#gravitasi#orbit#hukum gravitasi Newton#kecepatan orbit#energi potensial gravitasi

Jelajahi Simulasi Lainnya

Akses semua simulasi fisika, kimia, biologi dan matematika di Simu