FisikaIPA

Tiga Hukum Kepler

Cara Penggunaan

  • 1Buka hukum pertama lalu geser kelonjongan dari nol sampai nilai terbesar.
  • 2Perhatikan Matahari berada di titik api, bukan di pusat elipsnya.
  • 3Setel kelonjongan ke nol lalu amati kedua titik apinya berimpit menjadi lingkaran.
  • 4Buka hukum kedua lalu amati juring yang terbentuk satu per satu.
  • 5Bandingkan bentuk juring yang dekat Matahari dengan yang jauh.
  • 6Perbanyak juring per putaran lalu perhatikan luasnya tetap sama.
  • 7Buka hukum ketiga lalu periksa kolom T² dibagi a³ untuk kedelapan planet.

Tentang Simulasi

Ketiga hukum Kepler disatukan dalam satu meja percobaan. Papan pertama menampilkan orbit elips dengan kedua titik apinya, dan kelonjongannya dapat digeser dari nol sampai nilai komet Halley, sehingga terlihat bahwa lingkaran hanyalah keadaan khusus elips ketika kedua titik apinya berimpit. Papan kedua menggambar juring-juring yang disapu garis penghubung planet ke Matahari pada selang waktu yang sama besar; juring dekat tampak pendek dan lebar, juring jauh tampak panjang dan tipis, dan luasnya sama. Papan ketiga menyandingkan data kedelapan planet tata surya pada grafik kuadrat periode terhadap pangkat tiga jarak, dan kedelapannya jatuh tepat pada satu garis lurus meskipun jaraknya berbeda hampir delapan puluh kali lipat. Kedudukan planet tidak digerakkan dengan laju tetap sepanjang elips, melainkan diperoleh dengan menyelesaikan persamaan Kepler secara berulang, sehingga hukum kedua tidak dipaksakan melainkan muncul sendiri sebagai akibat.

#hukum Kepler#orbit elips#titik api#kelonjongan#eksentrisitas

Jelajahi Simulasi Lainnya

Akses semua simulasi fisika, kimia, biologi dan matematika di Simu