Kimia

Minyak Bumi

Cara Penggunaan

  • 1Amati uap naik dari tungku ke dalam menara distilasi.
  • 2Perhatikan tiap uap berhenti pada ketinggian yang berbeda lalu keluar lewat pipa samping.
  • 3Tekan kotak nama fraksi di sebelah kanan menara untuk membaca keterangannya.
  • 4Atur laju pemanasan dengan penggeser di bawah gambar.
  • 5Bandingkan batang hasil tiap fraksi setelah berjalan beberapa saat.
  • 6Tekan tombol retakkan untuk melihat rantai panjang dipecah menjadi bensin.

Tentang Simulasi

Menara distilasi bertingkat yang bekerja seperti di kilang sungguhan. Minyak mentah dipanaskan di tungku lalu uapnya naik melewati menara yang bagian bawahnya panas dan bagian atasnya dingin. Tiap uap berhenti pada ketinggian tempat suhunya tepat sama dengan titik didih fraksinya, lalu mengembun dan keluar lewat pipa samping, sehingga urutan keenam fraksi terbentuk sendiri dari bawah ke atas: residu, solar, kerosin, nafta, bensin, lalu gas. Menekan kotak nama fraksi menampilkan rentang jumlah atom karbon, rentang titik didih, dan kegunaannya. Batang hasil menghitung tetes yang tertampung tiap fraksi, dan perbandingannya berangsur memperlihatkan kenyataan yang menjadi masalah industri: residu paling banyak meskipun paling sedikit dicari, sedangkan bensin yang paling dibutuhkan hanya sekitar seperlima. Ketimpangan itu dijawab pada bagian perengkahan, tempat satu rantai dua belas karbon dipecah menjadi bensin dan alkena, dilengkapi tabel angka oktan dari n-heptana sampai isooktana.

#minyak bumi#distilasi bertingkat#fraksi minyak bumi#bensin#kerosin

Jelajahi Simulasi Lainnya

Akses semua simulasi fisika, kimia, biologi dan matematika di Simu