Menara distilasi bertingkat yang bekerja seperti di kilang sungguhan. Minyak mentah dipanaskan di tungku lalu uapnya naik melewati menara yang bagian bawahnya panas dan bagian atasnya dingin. Tiap uap berhenti pada ketinggian tempat suhunya tepat sama dengan titik didih fraksinya, lalu mengembun dan keluar lewat pipa samping, sehingga urutan keenam fraksi terbentuk sendiri dari bawah ke atas: residu, solar, kerosin, nafta, bensin, lalu gas. Menekan kotak nama fraksi menampilkan rentang jumlah atom karbon, rentang titik didih, dan kegunaannya. Batang hasil menghitung tetes yang tertampung tiap fraksi, dan perbandingannya berangsur memperlihatkan kenyataan yang menjadi masalah industri: residu paling banyak meskipun paling sedikit dicari, sedangkan bensin yang paling dibutuhkan hanya sekitar seperlima. Ketimpangan itu dijawab pada bagian perengkahan, tempat satu rantai dua belas karbon dipecah menjadi bensin dan alkena, dilengkapi tabel angka oktan dari n-heptana sampai isooktana.