Dua alat yang saling menyambung. Alat pertama menentukan bilangan oksidasi tiap atom pada empat belas zat, mulai air sampai kalium dikromat, dengan cara membuka satu kotak setiap kali disertai alasannya: logam golongan IA dan IIA lebih dulu, lalu hidrogen, lalu oksigen, dan yang tersisa dicari lewat persamaan jumlah biloks. Termasuk di dalamnya dua pengecualian yang paling sering keliru, yaitu hidrogen pada natrium hidrida yang berbiloks negatif dan oksigen pada hidrogen peroksida. Alat kedua memakai hasil itu untuk memutuskan apakah sebuah reaksi termasuk redoks: enam reaksi disediakan, termasuk satu netralisasi yang seluruh biloksnya tetap sehingga bukan redoks, serta dua reaksi autoredoks tempat unsur yang sama teroksidasi sekaligus tereduksi. Oksidator dan reduktor tiap reaksi ditampilkan berikut alasannya.