Tiga percobaan disatukan dalam satu meja. Percobaan pertama menguji kelembaman: peti sepuluh kilogram didorong dengan gaya yang selalu sama, lalu dilepas di atas es licin, lantai kayu, atau karpet kasar. Di atas es peti tidak pernah berhenti, dan dari situ terlihat bahwa yang menghentikan benda bukan hilangnya gerak melainkan adanya gaya gesek, lengkap dengan panah gayanya. Percobaan kedua menerapkan gaya tetap yang besarnya dapat diatur pada massa yang dapat diatur pula, sehingga hubungan percepatan dengan gaya dan massa terbaca sebagai angka sekaligus terlihat sebagai gerak dipercepat. Percobaan ketiga mempertemukan dua peluncur es bermassa berbeda yang saling mendorong dengan gaya yang sama besar; kecepatan yang dihasilkan berbanding terbalik dengan massanya, dan jumlah momentum keduanya tetap nol. Nisbah kecepatan hasil pengamatan ditampilkan berdampingan dengan nisbah massa agar dapat dibandingkan langsung.