BiologiIPA

Seleksi Alam pada Populasi Kelinci

Cara Penggunaan

  • 1Tekan mulai lalu biarkan beberapa generasi berjalan tanpa tekanan seleksi apa pun.
  • 2Tambahkan mutasi bulu putih, lalu tunggu sampai kelinci berbulu putih benar-benar muncul.
  • 3Nyalakan serigala di padang rumput lalu amati kelinci putih tersingkir.
  • 4Ganti lingkungan ke salju tanpa mengubah apa pun yang lain, lalu amati arah seleksinya berbalik.
  • 5Nyalakan makanan terbatas lalu amati kelinci bergigi panjang menjadi lebih banyak.
  • 6Perhatikan frekuensi alel, bukan hanya jumlah kelinci.
  • 7Percepat ke empat kali bila ingin melihat perubahan lintas puluhan generasi.

Tentang Simulasi

Populasi kelinci dimulai dari delapan ekor bergenotipe seragam, lalu berkembang biak tiap generasi dengan pewarisan Mendel: tiap anak menerima satu alel acak dari masing-masing induk untuk tiga sifat, yaitu warna bulu, panjang telinga, dan panjang gigi. Tekanan seleksi dapat dinyalakan satu per satu sehingga pengaruhnya dapat dipisahkan. Serigala memilih mangsa yang paling mencolok terhadap latarnya, sehingga lingkungan rumput menguntungkan bulu cokelat dan lingkungan bersalju menguntungkan bulu putih; lingkungan itu dapat ditukar di tengah percobaan untuk melihat arah seleksi berbalik. Makanan yang terbatas menyingkirkan kelinci bergigi pendek lebih dulu. Tombol mutasi menyisipkan satu alel resesif pada seekor kelinci, dan karena sifatnya belum tampak pada pembawa pertama, murid dapat melihat sendiri bahwa alel resesif memerlukan beberapa generasi sebelum muncul. Selain jumlah tiap fenotipe, frekuensi tiap alel ditampilkan sebagai persen, sehingga evolusi terbaca sebagai perubahan angka, bukan sekadar perubahan gambar.

#seleksi alam#evolusi#adaptasi#kamuflase#pewarisan Mendel

Jelajahi Simulasi Lainnya

Akses semua simulasi fisika, kimia, biologi dan matematika di Simu