Anatomi Campuran dan Seni Memisahkannya
Subscriber
Panduan visual tentang campuran: perbedaan campuran dengan zat murni, jenis campuran (homogen, heterogen, koloid), serta metode pemisahan fisika seperti filtrasi, sedimentasi, sentrifugasi, distilasi, kristalisasi, dan pemisahan magnetik.
- Kategori
- IPA · Zat dan Perubahannya
- Jenjang
- SMP · Kelas 7, 8
Daftar File (1)
📕
Anatomi Campuran dan Seni Memisahkannya
anatomi-dan-pemisahan-campuran.pdf · 16.6 MB · 14 hal · application/pdf
Deskripsi
Campuran terbentuk ketika dua zat atau lebih bergabung secara fisik tanpa membentuk zat baru — setiap penyusunnya tetap mempertahankan sifat aslinya. Karena hanya bercampur secara fisik, komponen campuran dapat dipisahkan kembali dengan memanfaatkan perbedaan sifat masing-masing partikel. Infografis ini membedah anatomi campuran dan ragam teknik pemisahannya.
Apa yang ada di dokumen ini
- Campuran vs zat murni — mengapa campuran tidak membentuk zat baru dan tetap bisa dipisahkan.
- Spektrum campuran — dari larutan yang transparan, koloid, hingga suspensi yang mengendap.
- Larutan — peran zat terlarut dan zat pelarut, serta batas kelarutan (larutan encer, pekat, jenuh).
- Metode pemisahan — filtrasi (penyaringan), sedimentasi, sentrifugasi, distilasi (penyulingan), kristalisasi (penguapan), dan pemisahan magnetik.
- Penerapan sehari-hari — pemurnian air, pembuatan garam dari air laut, hingga pemisahan logam.
Cara pakai materi ini
- Pengantar bab — buka sebelum praktikum pemisahan campuran agar siswa punya peta konsep utuh.
- Diskusi kelas — minta siswa mencocokkan tiap metode pemisahan dengan sifat fisik yang dimanfaatkan (ukuran partikel, titik didih, kelarutan, sifat magnetik).
- Belajar mandiri — cocok dibaca berdampingan dengan lembar kerja praktikum.
Topik kurikulum
Materi ini relevan untuk:
- SMP IPA Fase D (Kelas VII) — bab Zat dan Perubahannya (sifat zat dan komponen campuran).
- SMP IPA Fase D (Kelas VIII) — bab Pemisahan Campuran di Sekitar Kita (filtrasi, distilasi, kristalisasi, sentrifugasi).