IPABiologi

Potensial Aksi pada Neuron

Cara Penggunaan

  • 1Atur kuat rangsangan ke nilai kecil lalu tekan beri rangsangan, dan amati tanggapan setempat yang meluruh.
  • 2Naikkan kuat rangsangan sedikit demi sedikit sampai potensial aksi terpicu.
  • 3Catat kuat rangsangan terkecil yang masih memicu potensial aksi.
  • 4Naikkan rangsangan sampai nilai terbesar lalu bandingkan tinggi puncaknya.
  • 5Perlambat kecepatan tayang lalu amati kanal natrium dan kalium membuka bergantian.
  • 6Tekan tombol rangsangan dua kali dengan cepat untuk melihat periode refrakter.
  • 7Berikan dua rangsangan lemah berdekatan untuk melihat keduanya bertumpuk.

Tentang Simulasi

Satu neuron dirangsang, dan potensial membrannya direkam osiloskop dalam jendela dua puluh milidetik. Kuat rangsangan dapat diatur, dan di situlah inti percobaannya: selama rangsangan belum mencapai ambang minus lima puluh lima milivolt, yang muncul hanyalah tanggapan setempat yang meluruh dalam beberapa milidetik tanpa merambat. Begitu ambang terlampaui, potensial aksi terpicu dengan puncak plus empat puluh milivolt, dan puncak itu tetap sama tingginya berapa pun rangsangannya diperkuat. Inilah hukum semua atau tidak sama sekali, yang biasanya hanya dihafal dan kini dapat diuji sendiri. Potongan membran di bawahnya memperlihatkan kanal natrium dan kanal kalium membuka bergantian sesuai fasenya, lengkap dengan arah gerak ionnya. Rangsangan yang diberikan tepat setelah potensial aksi diabaikan sepenuhnya, memperlihatkan periode refrakter, sedangkan dua rangsangan lemah yang berdekatan dapat bertumpuk dan bersama-sama melewati ambang.

#potensial aksi#neuron#sel saraf#impuls saraf#potensial istirahat

Jelajahi Simulasi Lainnya

Akses semua simulasi fisika, kimia, biologi dan matematika di Simu