Dua percobaan warna disatukan. Percobaan pertama memancarkan cahaya merah, hijau, dan biru dari tiga lampu yang intensitasnya dapat diatur sendiri-sendiri, lalu memperlihatkan warna yang tertangkap mata sebagai hasil penjumlahan ketiganya: merah bersama hijau memberi kuning, merah bersama biru memberi magenta, hijau bersama biru memberi sian, dan ketiganya sekaligus memberi putih. Percobaan kedua melewatkan cahaya melalui tapis. Sumbernya dapat dipilih putih atau satu warna dengan panjang gelombang yang dapat digeser, dan pita tapisnya pun dapat digeser. Foton digambar satu per satu dan yang tidak diteruskan benar-benar lenyap di bidang tapis, sehingga terlihat bahwa tapis bekerja dengan membuang cahaya, bukan menambahkan warna. Cacah foton yang diteruskan dan yang diserap ditampilkan berdampingan, sehingga keadaan seperti lampu hijau di balik tapis merah dapat dijelaskan dengan angka.