Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Sebuah unsur dapat hadir pada reaktor dan cip komputer dengan tugas yang sangat berbeda. Hafnium menjadi contoh jelas peran bentuk material dalam menentukan kegunaan.

Hafnium bersimbol Hf dan bernomor atom 72. Unsur ini diidentifikasi pada 1923 di Kopenhagen; Hafnia, nama Latin kota tersebut, menjadi asal namanya. Di alam, hafnium lazim menyertai zirkonium sehingga pemisahannya memerlukan proses khusus.

Hafnium menyerap neutron dan dapat digunakan pada batang kendali reaktor. Fungsinya membantu mengatur populasi neutron, bukan menjadi bahan bakar yang menghasilkan energi melalui fisi.

Hafnium dioksida, HfO2, memiliki kegunaan lain sebagai material isolator pada struktur transistor tertentu. Lapisan oksida ini tidak boleh disamakan dengan logam hafnium yang menghantarkan listrik. Video juga menampilkan penggunaan hafnium pada perangkat kerja bersuhu tinggi.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas1:34
Unsur

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas

Tambahan disprosium dapat membantu magnet tertentu mempertahankan kemagnetannya pada suhu kerja tinggi. Komposisi material tetap menentukan hasilnya.