Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.

Bagaimana memastikan alat pembaca cahaya menunjukkan panjang gelombang yang tepat? Salah satu caranya adalah membandingkannya dengan bahan acuan yang memiliki pola serapan terukur.

Holmium bersimbol Ho dan bernomor atom 67. Senyawa holmium digunakan dalam bahan acuan untuk pemeriksaan panjang gelombang pada spektrofotometer. NIST menyediakan standar larutan holmium oksida dengan puncak serapan yang telah dikarakterisasi.

Pola serapan tersebut merupakan sidik optik dari bahan acuan dalam kondisi tertentu. Warna tampilan atau gambar spektrum dalam video membantu menjelaskan prinsip, tetapi bukan pengganti sertifikat dan prosedur kalibrasi.

Holmium juga memiliki sifat magnetik yang menarik dan dapat menyerap neutron. Namanya berasal dari Holmia, nama Latin Stockholm. Penjelasan ini membedakan logam, oksida, serta larutan standar agar ketiga bentuk bahan itu tidak tertukar.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas1:34
Unsur

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas

Tambahan disprosium dapat membantu magnet tertentu mempertahankan kemagnetannya pada suhu kerja tinggi. Komposisi material tetap menentukan hasilnya.