Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Filamen lampu pijar harus cukup panas untuk memancarkan cahaya tanpa segera meleleh. Wolfram, juga disebut tungsten, menjadi material penting karena titik lelehnya sekitar 3.422 derajat Celsius, tertinggi di antara logam.

Wolfram bersimbol W dan bernomor atom 74. Namanya memiliki dua riwayat: tungsten berasal dari istilah Swedia untuk batu berat, sedangkan simbol W berkaitan dengan wolfram.

Pada perkakas potong, bahan yang sering digunakan adalah wolfram karbida, WC. Senyawa ini berbeda dari logam wolfram murni dan biasanya menjadi bagian material komposit dengan pengikat. Kekerasan material tersebut mendukung pemesinan serta pengeboran.

Video juga memperlihatkan elemen pemanas dan asal mineral wolfram. Cahaya lampu pijar datang bersama banyak panas, sehingga kemampuan menahan suhu tinggi tidak otomatis berarti cara menghasilkan cahaya itu hemat energi.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas1:34
Unsur

Disprosium: Membantu Magnet Menghadapi Panas

Tambahan disprosium dapat membantu magnet tertentu mempertahankan kemagnetannya pada suhu kerja tinggi. Komposisi material tetap menentukan hasilnya.