Argon: Gas yang Jarang Bereaksi di Udara Sekitar Kita

Sekitar 0,93 persen udara adalah argon. Sifatnya melindungi proses industri, sedangkan isotopnya membantu menentukan umur batuan tertentu.

Argon hadir dalam udara yang kita hirup meskipun tidak berwarna dan biasanya tidak kita sadari. Unsur Ar bernomor atom 18 ini merupakan gas mulia dan menyusun sekitar 0,93 persen atmosfer berdasarkan volume.

Nama argon berkaitan dengan sifatnya yang sangat sukar bereaksi. Namun, sifat itu memiliki batas: peneliti telah membuat HArF pada kondisi suhu sangat rendah. Ungkapan tidak reaktif pada keadaan biasa tidak berarti mustahil membentuk senyawa.

Argon menyediakan lingkungan pelindung saat pengelasan dan pada sejumlah proses industri. Gas ini juga dipakai dalam lampu serta proses penumbuhan kristal silikon.

Peran lain datang dari isotopnya. Dalam penanggalan kalium–argon, argon-40 hasil peluruhan kalium-40 membantu memperkirakan umur batuan tertentu. Gas yang tampak pasif ternyata menyimpan informasi mengenai waktu geologis.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.