Barium: Mengapa Bentuk Senyawanya Sangat Menentukan?

Barium hadir dalam mineral, kontras radiologi, fluida pengeboran, dan warna nyala. Barium sulfat memiliki sifat berbeda dari logam serta garam larutnya.

Barium bersimbol Ba dan bernomor atom 56. Namanya berasal dari barys, berat. Di alam, unsur ini terutama dijumpai dalam senyawa seperti barit, BaSO₄, dan witherit, BaCO₃.

Logam barium lunak, keperakan, cepat kusam, serta bereaksi dengan air. Garam barium yang larut dapat beracun. Barium sulfat sangat sukar larut, sehingga perilakunya perlu dibedakan dari bahan-bahan tersebut.

Suspensi barium sulfat kelas farmasi digunakan sebagai bahan kontras pada pemeriksaan saluran pencernaan tertentu. Penggunaannya dilakukan secara klinis dengan produk serta prosedur yang sesuai.

Sebagian besar barit yang dijual di Amerika Serikat digunakan sebagai pemberat fluida pengeboran. Senyawa barium tertentu juga memberi warna hijau pada kembang api profesional. Unsur yang sama dapat memiliki fungsi berbeda karena bentuk senyawa dan kondisi penggunaannya berbeda.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.