Belerang: Mengapa Bau Telur Busuk Bukan dari Unsur Murninya?

Padatan kuning belerang berbeda dari gas hidrogen sulfida. Kenali nyala biru, vulkanisasi karet, serta peran senyawanya dalam protein dan pupuk.

Belerang, unsur S bernomor atom 16, lazim dijumpai sebagai padatan kuning. Bentuk umumnya memiliki molekul S₈, berupa cincin delapan atom. Unsur ini juga mempunyai berbagai alotrop.

Belerang murni tidak berbau. Aroma telur busuk biasanya berkaitan dengan hidrogen sulfida, H₂S, gas berbahaya yang dapat melemahkan kemampuan penciuman. Bau tidak dapat diandalkan sebagai satu-satunya peringatan keberadaannya.

Nyala biru di Kawah Ijen berkaitan dengan pembakaran bahan kaya belerang, bukan lava yang berubah menjadi biru. Belerang juga dipakai dalam vulkanisasi, proses yang memperbaiki sifat karet untuk produk seperti ban.

Dalam kehidupan, atom belerang merupakan bagian molekul biologis, termasuk asam amino sistein dan metionin. Sebagian besar belerang industri diolah menjadi asam sulfat; salah satu pemanfaatannya mendukung produksi asam fosfat dan pupuk.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.