Besi: Dari Geodynamo Bumi hingga Hemoglobin
Besi pada inti Bumi, baja, dan darah hadir dalam bentuk berbeda. Kenali pembangkit medan magnet Bumi, paduan baja, serta proses terbentuknya karat.
Besi menghubungkan inti Bumi, struktur bangunan, dan pengangkutan oksigen dalam tubuh. Unsur Fe bernomor atom 26 ini merupakan logam transisi padat dengan massa jenis sekitar 7,87 g/cm³.
Sebagian besar inti Bumi tersusun dari besi bersama nikel. Medan magnetnya dibangkitkan melalui gerakan cairan penghantar di inti luar, bukan karena seluruh inti berperilaku seperti magnet batang. Proses itu disebut geodynamo.
Besi murni relatif lunak. Karbon dan unsur paduan lain membantu menghasilkan berbagai jenis baja dengan sifat yang sesuai bagi bangunan, kendaraan, dan perkakas.
Di dalam hemoglobin, besi terikat pada gugus heme dan membantu membawa oksigen. Ini berbeda dari logam pada paku. Pada benda besi, oksigen serta kelembapan dapat menghasilkan karat yang retak dan mengelupas, sehingga korosi berlanjut.