Bromin: Cairan Nonlogam dan Senyawa yang Berbeda Peran

Bromin elemental berupa cairan merah kecokelatan. Perak bromida, halon, dan ion bromida mempunyai sifat serta fungsi berbeda dari cairan tersebut.

Bromin, unsur Br bernomor atom 35, merupakan satu-satunya unsur nonlogam yang cair pada sekitar 20°C. Cairannya berwarna merah kecokelatan dan mudah menguap; uapnya berbahaya.

Senyawa perak bromida peka terhadap cahaya dan digunakan dalam fotografi film. Cahaya membentuk citra laten yang kemudian ditampakkan melalui pemrosesan. Mekanisme ini berbeda dari sifat bromin elemental.

Senyawa halon pernah banyak dipakai pada pemadam khusus, tetapi dampaknya terhadap ozon menyebabkan produksi baru serta penggunaannya dibatasi. Manfaat teknologi perlu dilihat bersama dampak lingkungannya.

Penelitian juga menemukan peran ion bromida dalam pembentukan ikatan silang kolagen tipe IV pada membran basal jaringan. Yang berperan adalah ion dalam reaksi biologis, bukan cairan bromin. Di alam, bromida terdapat pada laut dan berbagai air asin pekat yang menjadi sumber industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.